4 ON yang Berbuah Kompetensi

  • Bagikan
Manusia ditakdirkan untuk menjadi pejuang dalam setiap momen hidupnya, dan seorang pejuang sejati bukanlah pecundang yang bersembunyi dibalik rasa takut gagal, tapi seorang pemberani yang tak takut pada ancaman kegagalan. Biarkan hidup berjalan sesuai arah yang seharusnya, dan Anda tidak perlu ketakutan, lalu lari dari kenyataan. Hadapi hari-hari Anda dengan kepala tegak dalam jiwa yang penuh percaya diri, dan jangan takut pada kegagalan, tapi latihlah diri Anda untuk menjadi seorang pribadi tangguh yang selalu mampu mengubah setiap kegagalan menjadi kemenangan. Inilah 4 ON yang harus anda miliki agar anda memiliki kompetensi.

VISION
Orang bijak mengatakan, dunia orang buta di batasi oleh pandangannya, dunia orang bodoh dibatasi oleh ilmu pengetahuannya, dunia orang besar di batasi oleh visinya. Artinya kendala utama seseorang menjadi orang besar adalah faktor dari visi hidupnya. Ketika kita mampu merumuskan visi besar dalam hidup ini, sesungguhnya ini menjadi titik awal bagi kita dalam proses mewujudkan apa menjadi siapa bagi diri kita. Dengan demikian  dalam kehidupan ini, dibutuhkan visi yang sangat jelas, karena visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Kekuatan visi, membantu kita menciptakan gambaran yang jelas tentang hidup yang ingin kita jalani dan mulai memprogram pemikiran kita untuk memberikan hasil yang persis seperti yang apa yang kita inginkan.
Kekuatan visi sesungguhnya dapat mengubah pemikiran, keyakinan, nilai, pendapat, dan sikap kita untuk menjadi orang yang kita inginkan dan dapat menarik hubungan, situasi, dan keberhasilan yang kita inginkan capai dalam kehidupan kita. Apa yang membedakan antara visi dan sasaran ? Sasaran adalah bagian penting dari kehidupan, dan sasaran diperlukan untuk menggerakkan Anda ke depan. Tetapi visi bukanlah sasaran. Visi jauh lebih luas dan lebih kuat daripada sasaran. Visi adalah gambar hidup Anda secara lengkap dan menyeluruh, yang mencakup bidang pribadi maupun profesional. Sasaran adalah bagian dari visi Anda, batu loncatan yang membuat Anda sampai di tempat yang Anda inginkan.
Thomas A Edison adalah penjual koran di kereta api, Jhon D Rockefeller hanya di upah $6 perminggu. Julius Caesar menderita pentakit ayan. Napoleon punya orang tua dari kelas bawah dan jauh dari kategori cerdas. Beethoven seorang yang tuli. Plato berpunggung bungkuk dari Stephen Hawkings lumpuh. Apa yang memberi orang-orang besar ini kekuatan untuk mengatasi kekurangan mereka dan menjadi orang-orang sukses ? Setiap orang mempunyai impian dalam hati mereka yang dapat  mengobarkan api semangat yang tak mampu di padamkan oleh orang lain. Impian dan visi yang kuat sanggup memulai sebuah pekerjaan yang tak sanggup di kerjakan oleh orang lain.
            Terkadang kita baru merasa bahwa ada yang salah dalam hal pencapaian mimpi kita. Entah itu terkait motivasi yang mendasarinya, cara perolehannya, ataupun hal-hal yang ingin kita capai. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk mengevaluasi segala hal yang berkaitan dengan pencapaian mimpi kita. Saat kita menemui hal-hal yang anomali, kita dapat lebih tanggap untuk memperbaikinya. Semakin peka kita untuk menemukannya, semakin mudah kita membuat pebaikan-perbaikan dalam hal pencapaian mimpi kita. Pikirkanlah apa target 6 bulan, 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun untuk masing-masing dimensi hidup anda.
ACTION
Kegagalan merupakan bagian dari proses meraih keberhasilan, tumbuhkan sikap optimis dengan menanamkan pola pikir bahwa kegagalan adalah proses pendewasaan diri. Tanamkan semangat bahwa pengalaman kegagalan dapat menjadi guru yang baik selama mau melakukan evaluasi diri, mencari penyebab kegagalan sehingga tidak jatuh pada peramasalahan yang sama.
Kegagalan membawa ke jalan yang belum pernah anda temukan sebelumnya. Pintu yang baru akan terbuka, hubungan anda dengan beberapa orang mungkin akan bertambah kuat, sebaliknya mungkin juga hubungan anda dengan beberapa orang lain menjadi renggang karena anda gagal. Jika anda adalah orang yang cepat emosi, apalagi ketika anda mengalami kegagalan, itu adalah satu hal yang sangat alamiah. Saya rasa hampir semua orang merasakan kekesalan atau kemarahan ketika menghadapi kegagalan. Namun poin yang pentingnya adalah jangan memendam kekesalan atau kemarahan anda karena kegagalan sedang melatih anda untuk memiliki sifat sabar.
Coba anda ingat-ingat kembali masa kecil anda. Jika anda lupa, anda bisa melihat pada anak anda sendiri atau anak-anak kecil di sekitar anda. Mereka tidak pernah takut akan berbuat kesalahan ataupun mengalami kegagalan. Mereka melakukan semua hal yang ingin mereka lakukan tanpa berpikir panjang resikonya. Kadang mereka jatuh namun dalam sekejap mereka bangkit dan berlari-lari kembali. Mereka kadang menemukan jalan buntu ketika melakukan sebuah permainan namun mereka tidak berhenti, mereka berusaha mencari solusi-solusi yang baru. Akibatnya pikiran mereka begitu kreatif. Kita semua bisa mencontoh pikiran murni mereka yang belum banyak terkontaminasi oleh lingkungan sekitarnya.
Mungkin anda mempunyai seorang ’guru’ dalam hidup anda atau atasan bagi mereka yang berkarir. Saya percaya bahwa guru atau atasan yang baik akan mengarahkan anda untuk berani mengambil resiko. Mereka mempunyai suatu keyakinan bahwa pikiran yang konservatif tidak akan membuat potensi diri keluar dengan optimal. Semakin sering anda mengalami kegagalan, otak anda akan semakin dilatih untuk menghadapi permasalahan dan bagaimana mencari jalan keluarnya. Jadi sekali lagi bersyukurlah dengan segala kemalangan dan kegagalan anda, anda akan memperoleh kekuatan karenanya. Jika anda telah mencoba dan menemui kegagalan; jika anda telah merancang dan menyaksikan rancangan anda hancur di depan mata, ingat saja bahwa tokoh-tokoh besar dalam sejarah semuanya menjadi besar karena keberanian, dan keberanian. Berikut ucapan mereka terkait dengan kegagalan.
Dr. Booker T. Washington, Saya telah mendapati bahwa ukuran kesuksesan bukan sekedar tergantung pada prestasi yang telah dicapai tetapi juga tergantung pada berapa kali dan berapa tahap kesukaran telah diatasi dalam mencapai kedudukan itu.
Richard Nixon, Setelah menuruni lembah yang terdalam barulah Anda dapat menilai keindahan gunung yang tertinggi. Anda memerlukan sebanyak mungkin “pengalaman pahit” untuk melahirkan keunggulan.
Mahatma Gandhi, Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Usaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.
Helen Keller, Karakter tidak dapat dibangun dengan mudah dan tanpa usaha. Hanya melalui pengalaman ujian dan penderitaan jiwa kita dapat diperkuat, visinya jelas, ambisi diinspirasi dan sukses dicapai.
William Shakespeare, Kesangsian merupakan pengkhianat dan membuat kita kehilangan kebaikan yang mungkin kita peroleh. Ia membuat kita takut mencoba.
Roosevelt, Satu-satunya orang yang tidak membuat kesalahan adalah orang yang tidak berbuat apa-apa. Jangan takut kepada kesalahan-dengan syarat Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Albert Einstein, Terpuruk dalam kesusahan adalah kunci bagi peluang hebat untuk kita.
Untuk itu waktu anda sangat terbatas, putuskan segera hal terbaik yang harus anda kerjakan untuk meningkatkan kesuksesan anda. semakin lama anda mengambil keputusan maka semakin lambat pula anda memperoleh sebuah jawaban. Semakin cepat Anda memutuskan maka semakin cepat terlahir sebuah tindakan, semakin cepat resiko dan konsekwensi bermunculan maka semakin cepat kesimpulan sukses ataupun gagal ditemukan.
Kesuksesan akan menjadi batu pijakan pada keputusan berikutnya dan kegagalan akan menjadi batu pelajaran kreatif pada inovasi selanjutnya. Tidak ada kata rugi bagi orang yang melakukan, apapun hasil yang diperoleh akan jauh lebih baik bila dibandingkan sekedar keinginan, kemauan, ide, gagasan dan inovasi tanpa gerak, dan  tanpa aksi. Setiap gerak yang Anda lakukan akan menghasilkan konsekwensi.  Setiap konsekwensi yang Anda terima akan mendewasakan Anda. Seribu ide, seribu gagasan, seribu angan angan terkalahkan satu aksi nyata. Waktu Anda terbatas, kalau anda tidak memangkasnya, Anda yang akan dipangkasnya.  Rencanakan kembali kehidupan Anda, temukan kembali keinginan-keinginan Anda, susun ulang langkah-langkah Anda, perbarui kembali semangat Anda, lakukan apa yang harus Anda kerjakan. Temui orang-orang positifyang akan menjadi mentor dan patner Anda, susun kembali harapan  dan cita-cita Anda.
Mulailah dengan memperbaiki citra Anda, temukan kembali sikap mental pantang menyerah, mentalitas baja, kemauan kuat untuk maju, kegigihan menghadapi ujian dan hambatan, keuletan dan kesabaran, keberanian mngambil resiko. Setelah Anda benar-benar sadar bahwa Andalah yang paling berperan dalam perubahan kehidupan Anda, karena Allah-pun tergantung bagaimana persangkaan Anda terhadapNya, perubahan Andalah yang membuat Anda berubah atas ijin Allah.  Pertajam intelektualitas Anda, perkokoh mentalitas positif Anda, cerdaskan emosional Anda, tingkatkan spiritualitas Anda, maka manusia baru akan terlahir kembali. Tinggalkan masa lalu yang banyak keluhan, tanggalkan kenangan kenangan menyakitkan.  Ambil manfaat dari setiap peristiwa, kumpulkan yang baik dan bawalah serta.  Masa lalu tak akan pernah kembali,  tataplah hari ini dengan segudang harapan dan keyakinan, rencanakan masa mendatang dengan senyuman.  Badai masa lalu telah berlalu, Anda hidup untuk menatap hari ini dan esok hari.  Jangan campurkan kegagalan masa lalu dengan harapan indah hari ini dan besok.
Ambil hak sukses Anda segera, bergeraklah menuju titik terang kehidupan Anda. Segeralah dan jangan tunda-tunda. Waktu Anda terbatas. Jadilah bukti sejarah bagi diri Anda, keluarga Anda, sahabat Anda. Jadilah bukti dan jangan selalu menunggu bukti baru memulai. Ketika Anda tahu apa yang Anda kerjakan, kemudian Anda tentukan target tujuan, berusaha untuk mengerti jalan, bersedia menempuh perjalanan dengan kesungguhan diiringi tekad pantang menyerah, maka yakinlah! Anda pasti akan mencapai tujuan  (atas izin Allah). Setiap Anda memiliki peluang yang sama.
Potensi unggul yang ada pada tubuh Anda sangat dipengaruhi oleh sikap Anda terhadap diri Anda. Dan perubahan sikap Anda yang sudah tersusun belasan tahun hanya dapat dilakukan dengan banyak melatih sikap Anda, sehingga memperoleh rasa percaya diri yang mantap. Rasa percaya diri akan tumbuh karena dipersiapkan yaitu perencanaan dan pelaksanaannya. Seorang perenang harus berlatih dan mempersiapkan diri berbulan bulan bahkan tahunan hanya untuk berlomba sekian menit bahkan detik digelanggang renang yang berbeda. Dalam Olah raga angkat besi seorang atlet telah melakukan ribuan kali angkatan dalam latihan, namun untuk menunjukkan kemampuannya, atlet tersebut hanya mengangkat beberapa kali saja dalam turnamen angkat besi.
Begitupun seorang bintang sepak bola melakukan tembakan ratusan kali untuk mengkasilkan satu goal digawang lawan.  Semakin besar hambatan semakin bermaknalah nilai sebuah goal, dan semakin terhargai bagi sang pencetak goal. Sejauh manakah sikap anda mempengaruhi kesuksesan Anda kedepan ?  Jawabannya jelas, Anda tidak akan sukses ketika sikap mental Anda tidak yakin terhadap diri Anda, dan pastikan Anda mampu berdiri tegap dan mengatakan :”saya bisa”
Cara praktis memulai sebuah perubahan adalah keberanian Anda untuk memutuskan kemana arah perubahan yang Anda inginkan, apa saja yang ingin Anda rubah kemudian berjanji pada diri sendiri untuk menjaga keputusan tersebut.  Tentukan tujuan-tujuan dan bersiaplah  menerima resiko maupun konsekwensi dari pilihan dan keputusan Anda. Hanya orang sukseslah yang mampu menanggung setiap resiko dari setiap pilihan yang dia ambil, pantang lari dari masalah, senantiasa mengevaluasi perkembangan perubahan dan memperbaiki kegagalan yang telah lalu dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama sambil melakukan perbaikan yang ditargetkan. Selamat berjuang.  Ingat baik-baik. “Pelaut Ulung tidak pernah terlahir dari laut yang tenang”
PASSION
Sering kita mendengar kata passion, banyak motivator atau success coach yang berbicara tentang passion. Passion adalah sebuah langkah awal dalam kesuksesan hidup. Secara sederhana, sebuah passion adalah sesuatu yang membuat kita nyaman, fokus, dan apabila  kita kerjakan maka kita akan semakin suka dan semakin cinta. Itu lah passion. Passion yang membuat kita bisa bangun pagi dan melakukan hal yang kita sukai tanpa rasa malas, dan tanpa rasa bosan. Karena itulah passion ini harus dimiliki oleh setiap orang yang ingin meraih kesuksesan dalam hidup.
Banyak dari orang orang sukses yang menyebutkan bahwa syarat utama kesuksesan mereka adalah karena mereka telah menemukan passion, mereka melejit dalam passion mereka. Banyak diantara orang sukses yang dulu nya adalah orang biasa biasa saja, dan setelah menemukan passion nya, mereka melejit sukses luar biasa. Orang orang hebat mencintai pekerjaan mereka.
Seorang psikolog memberikan definisi passion adalah sesuatu yang sangat besar, yaitu ketika kita amat sangat bergairah berarti kita sangat sehat. Berkecimpunglah dalam hal hal yang Anda cintai. Orang orang yang berprestasi rendah menjadi berprestasi hebat ketika mereka menemukan passion dalam hidup mereka. Contohnya Bill Gates, semasa duduk dibangku sekolah Bill Gates memiliki prestasi yang rendah, namun setelah ia menemukan bahwa passion nya dalam bidang perangkat lunak, ia langsung melejit, melesat sangat tinggi.
Itulah fungsi passion dalam menentukan kesuksesan hidup. Jika Anda ingin sukses, temukan lah passion Anda, cari pekerjaan yang merupakan passion Anda. Karena dengan cara tersebut energi akan muncul dari dalam ketika Anda mencintai apa yang Anda lakukan passion Anda. Ketika Anda telah bekerja dalam passion Anda, maka Anda akan sangat cepat melejit dan sukses.  Contoh orang orang yang telah menemukan passion nya, Albert Einstein, seorang ilmuwan besar dunia. Bill Gates, Pendiri Perusahaan raksasa Microsoft. Arry King, Presenter Acara TV kelas dunia. Mereka awalnya adalah orang yang memiliki prestasi rendah, sebelum mereka menemukan passion.
Passionadalah perasaan yang sangat kuat terhadap sesuatu yang membuat kita ingin terus bergerak, mencari, dan terus berevolusi untuk memberi nilai lebih terhadap diri, kehidupan, juga sekitar kita. Karena passion itu penting, maka Anda perlu menemukannya, lebih tepatnya mengetahui hal-hal apa yang membuat Anda langsung berenergi, fokus, bahkan jika tidak diminta pun Anda senang mengerjakannya. Dalam bukunya Quantum Life Transformation, Adi W. Gunawan mengemukakan cara untuk mengetahui passion, dengan mengetahui ciri-ciri tertentu, diantaranya;
  • Kita menyukai aktivitas/pekerjaan tertentu
  • Kita menikmati aktivitas/pekerjaan tersebut
  • Kita mau melakukan aktivitas/pekerjaan tersebut meskipun tidak dibayar
  • Kita  merasa mudah melakukannya, sedangkan orang lain merasa sulit
  • Semakin sering melakukannya, kita semakin baik di bidang tersebut
  • Kita mendapat pujian karena melakukannya
  • Kita selalu bersemangat saat membicarakan aktivitas/ pekerjaan tersebut
  • Kita fokus pada aktivitas/pekerjaan tersebut
  • Kita belajar mengembangkan diri di bidang aktivitas/ pekerjaan tersebut
  • Kita sering lupa waktu saat melakukannya karena begitu senang dan asyik
  • Kita merasa puas dan bangg saat melakukannya
  • Kita mudah mempengaruhi orang dalam bidang aktivitas/pekerjaan tersebut
COLABORATION
Colaboration adalah membangun kebersamaan atau disebut dengan tim building. Ada 10 karakteristik yang diperlukan oleh tim agar  secara efektif tim dapat  menghasilkan kinerja secara luar biasa dan cepat mencapai  tujuan yang diharapkan.  Adapun komponen tersebut meliputi:
1. PRINSIP, TUJUAN  DAN SASARAN
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya prinsip (value), tujuan dan sasaran yang jelas, sehingga secara sadar anggota tim disatukan oleh kebersamaan misi dan membangun komitmen bersama. Semua anggota tim mengerti dan menyetujui tujuan dan sasaran tim dan mau bekerja sama  untuk memenuhi hal tersebut.     Lembaga atau tim  yang telah memiliki visi dan misi  yang jelas  akan lebih baik  dan lebih terarah dalam menggerakkan modal dan energinya.
2. KETERBUKAAN 
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya keterbukaan dan saling mempercayai antar anggota tim. Semua anggota mendapatkan informasi yang sama dari akses yang sama pula, serta dapat berkomunikasi dengan lancar dan jelas. Anggota tim bebas untuk mengeluarkan ide-idenya. Eksperimen dan kreativitas selalu digiatkan, anggota lainnya wajib untuk menolong anggota bersangkutan, jika memang ide tersebut logis dan berguna sewajarnya diterima. Kelemahan aspek ini menyebabkan: Banyak orang cerdas  dan mempunyai  gagasan cemerlang, tetapi  mati  dan tidak dapat menyalurkan gagasannya dengan baik ketika ide tidak dinilai dengan fair. Bahkan banyak orang tidak berani mengatakan tentang apa yang sesungguhnya ada dalam isi hati dan fikirannya.  Sering dalam kelompok informasi penting hanya dimiliki sekelompok orang tertentu. Orang tidak dapat mendeteksi perbedaan pendapat, tetapi hanya melihat pekerjaan tidak lancar. Seringkali usulan tidak segera mendapatkan umpan balik yang proposional. Banyak orang bicara dibelakang meja
3. DUKUNGAN DAN KEPERCAYAAN
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya dukungan dan kepercayaan antar seluruh anggota tim dengan baik.  Pemimpin  tidak  akan dapat menyelesaikan  program dan kegiatan sendiri, oleh karena itu dukungan dan kepercayaan angota tim sangat diperlukan. Orang akan memberi dukungan jika  ada kepercayaan  atau kredibilitas yang baik. Pilihlah pemimpin yang  paling lemah diantara kamu, lalu berilah dukungan, loyalitas dan  komitmen  bersama, niscaya akan sukses. Ide yang perlu didukung, berikan orang lain  kesempatan untuk melakukan sesuatu Kelemahan aspek ini menyebabkan: Seringkali dalam kelompok pada keadaan sulit  semua bekerja untuk dirinya sendiri, egois. Seringkali mereka menganggap tidak ada masalah dalam kelompok, sehingga tidak perlu diberikan dukungan. Sering terlalu banyak tuduh-menuduh , melempar perkerjaan,  lempar tangan sembunyi kaki.
4. KOMUNIKASI DAN KONFLIK  
Tim efektif sangat dipengaruhi adanya komunikasi dan konflik. Komunikasi  adalah link (pengait)  antar sesama anggota kelompok, sehingga  keberadaannya  sangat penting. Kemampuan  menggunakan komunikasi yang efektif dengan memanfaatkan  sarana komunikasi yang ada. Konflik akan selalu  ada dalam kehidupan, yaitu ketika berkumpulnya lebih dari satu orang. Kini bagaimana kita mengelola konflik menjadi sesuatu yang mendatangkan rahmat. Tanpa perbedaan dan konflik, maka kehidupaan tidak akan kontras dan semua yes man!!. Tantangannya,  kita harus mampu membuat konflik yang tidak merusak keutuhan tim. Adanya ketidak sepakatan, adalah awal konflik. Adakah pertikaian pemikiran yang  merugikan, merusak dan melelahkan  emosi tim.  Konflik yang terjadi dapat diselesaikan dengan jalan konsensus, bersifat konstruktif dan menerapkan pendekatan menang-menang ( win-win approach ).
5. PROSEDUR  KERJA  DAN  KEPUTUSAN YANG LAYAK
Tim akan efektif mencapai tujuan, ketika anggota tim selalu mendukung keputusan, serta menjalankan  prosedur dan pengawasan yang dibuat bersama – sama. Dalam tim  diperlukan pemahaman peran, tanggung jawab dan keterbatasan otoritas masing-masing. Buatlah prosedur kerja baku (Protap/ SOP) pada pekerjaan rutin dan berulang, yaitu untuk sebuah kepastian prosedur dan mekanisme. Tim tidak efektif  ketika: Keputusan dibuat pada level  yang tidak tepat. Keputusan dalam rapat  atau kesepakatan  bersama tidak dikerjakan  sebagaimana mestinya. Ada orang merasa sakit hati karena keputusan yang tidak sreg dengannya,  walapun itu hasil musyawarah bersama sekalipun. Orang bekerja tidak sepenuh hati.
.
6. KEPEMIMPINAN YANG LAYAK
Kepemimpinan diri (personal leadership) adalah yang lebih utama, dibanding menuntut pemimpin formal yang  qualified (al ahliyah) dalam kelompok. Tim perlu menyediakan pemimpin yang dilandasi prinsip yang kuat (principle center leadership). Anggota tim perlu saling berbagi peran dalam kepemimpinan. Kepemimpinan tim disetiap fase dan proyek hendaknya didelegasikan kepada anggota yang memiliki keahlian dan pengalamaman dibidangnya. Fungsi kepemimpinan didalam tim sebaiknya dilihat dari kompentensi seseorang, bukan berasal dari titel, otoritas dan senioritas. Ada tipe pemimpin  suka menyimpan kesalahan-kesalahan masa lalu bawahan atau sejawat, hendaknya para pendedam dihindari dalam jalur komando.
7. REVIEW KERJA DAN PROGRAM SECARA REGULER
Tim yang efektif harus selalu mengevaluasi fungsi dan proses yang sudah dilakukan secara reguler. Tim efektif mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan dengan baik. Tim tidak efektif  ketika: Pendapat orang lain kurang diterima. Kurang menerima umpan balik  atas usulan terdahulu. Banyak bekerja, tetapi sedikit kesempatan untuk berfikir (jangan bekerja terus, sekali-kali duduk  untuk berfikir dan mereview  pekerjaan). Prosedur kerja sering monoton, membosankan. Tidak ada reviuw  SOP untuk kegiatan, terutama kegiatan yang rutin. Berikan waktu untuk mempertimbangakan  segenap gagasan yang mengalir dan melihat kebelakang sejenak akan pekerjaan yang telah dilakukan.
8. PENGEMBANGAN INDIVIDU
Tim akan bekerja secar efektif jika selalu mengelola peningkatan penghargaan individu (individual self esteem). Kegiatan tim tidak hanya berfokus pada hasil tetapi juga pada proses dan isi. Tim tidak efektif jika : Kesempatan  anggota untuk berkembang kurang diciptakan. Program pengembangan anggota tidak dibuat atau diprogram dengan baik.  Banyak tugas diluar kemampuan  staff (under competency), sehingga hasilnya kurang sempurna. lebih parah jika yang pinter hanya atasan. Keragaman latar belakang dan kemampuan anggota tim memberi warna kepada tim. Semakin besar keragaman yang ada (keahlian, pengetahuan dan pengalaman ) akan semakin banyak tugas – tugas yang dapat ditangani.
9. HUBUNGAN ANTAR  KELOMPOK 
Tim akan efektif jika memiliki kemampuan untuk berhubungan dengan lingkungan, yaitu baik dengan para atasan (melobi),  dengan tim lain (sosialisasi dan share) dan lingkungan perusahaan (adaptasi). Kurang kerjasama dengan kelompok lain akan menyebabkan kerjasamanya kurang menggairahkan. Jika komponen ini lemah, maka kerjasama dengan kelompok lain berantakkan dan gagal, sering tim hanya jago kandang. Ide dari luar tim tidak digunakan.  Terlalu bangga dengan tim.
10. IKATAN HATI  SECARA SINERGI
Tim akan efektif jika sesama anggotanya memiliki ikatan hati dengan baik, bahkan secara sinergi mempunyai tanggung jawab moral untuk saling menasehati dan mencapai keberhasilan bersama. Tim pada masa depan memiliki tumpuan utama pada kredibilitas moral anggotanya. Tim tidak efektif jika mereka saling menjatuhkan. Tidak adanya ikatan hati (moral) dan sifat saling membantu secara sinergi dalam berbagai hal.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *