Inilah Pengertian dan Fungsi Manajemen dari para Ahli dari Luar Negeri

  • Bagikan

Banyak pakar manajemen yang mengajukan pendapatnya mengenai definisi manajemen, salah satu menurut J.F. Stoner (1996: 6) berpendapat bahwa:  “Manajemen is the process of planning, organizing. Leading and controlling the efforts of organization members and of using all other organizational resources to achieve stated organizational goals”.

Menurut pendapat tersebut dapat dipahami bahwa definisi manajemen yaitu suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian kegiatan para anggota organisasi serta penggunaan sumber daya yang lain untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Jadi menurut definisi manajemen tersebut suatu organisasi adalah merupakan wadah tempat berkumpulnya beberapa orang yang bekerja bersama-sama dan melakukan koordinasi aktivitasnya untuk mencapai tujuan bersama.

Menurut Tom Peters dalam Taufik Bahaudin (1998: 7-8) mengatakan bahwa: “Bentuk organisasi yang banyak dipergunakan orang pada masa mendatang adalah yang disebut Bonker Organization, organisasi yang tidak memiliki struktur yang tetap. Struktur organisasi begitu dinamis, akan selalu berubah disesuaikan dengan tugas pekerjaan yang dihadapi. Untuk itu organisasi tidak perlu lagi besar ukurannya karena akan membuat organisasi menjadi lamban dan kaku”.

Manajemen merupakan prinsip pelaksanaan para manajer pada setiap level dan departemen dalam melaksanakan aktivitasnya secara efisien yaitu suatu ukuran sebaik mana sumber-sumber yang ada digunakan secara produktif dan secara efektif yaitu suatu ukuran kemampuan seorang manajer dalam melaksanakan tujuan organisasi secara tepat dan benar. Dengan demikian fungsi manajer adalah melaksanakan fungsi planning, organizing, leading dan kontrolling. Menurut George and Jones (2006 : 8) berpendapat bahwa: “Terdapat empat fungsi manajemen yaitu:

Planning : “Choose appropriate organizational goals and courses of action to best achieve those goals” yaitu kemampuan manajer dalam menentukan tujuan organisasi dan memilih aktivitas yang paling tepat atau paling baik untuk mencapai tujuan itu.

Organizing: “Establish task and authority relationships that allow people to work together to achieve organizational goals”. Yaitu organizing merupakan tugas para manajer untuk menyelenggarakan tugas dan wewenangnya dalam menjalin hubungan dengan orang-orang yang memungkinkan untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan organisasi.

Leading: “Motivate, coordinate and energize individuals and groups to work together to achieve organizational goals” Yaitu leading mengarah pada kemampuan manajer dalam mengkoordinasikan, memberi kekuatan pada individu dan kelompok untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi.

Controlling: “Establish accurate measuring and monitoring systems to evaluate how well the organization has achieved its goals”. Yaitu controlling merupakan kemampuan para manajer untuk melakukan pengukuran yang akurat dan melaksanakan sistem monitoring untuk mengevaluasi sejauhmana organisasi telah mencapai tujuan.

Pendapat lain mengenai manajemen antara lain:

Griffin (2004:27) berpendapat bahwa aktivitas dasar dari proses manajemen adalah perencanaan dan pengambilan keputusan dalam menentukan arah dan tindakan, pengorganisasian dalam mengkoordinasikan aktivitas dan sumber daya manusia (SDM) kepemimpinan dalam memberikan motivasi dan mengelola SDM, melakukan pengawasan, evaluasi aktivitas kerja dan kinerja bawahan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

 Ivancevich, Konopaske dan Matteson dalam Gina Gania (2007) menjelaskan bahwa terdapat enam kekuatan yang dapat membentuk manajemen secara praktis yaitu kekuatan SDM, globalisme, keanekaragaman budaya, kecepatan perubahan, kontak psikologis pemberi kerja dan kondisi teknologi.

Bateman, TS. Dan Snell, S.A. dalam Chriswan Sungkoro dan Ali Akbar Yulianto (2008:24) menekankan bahwa pelaksanaan manajemen berbeda-beda sesuai dengan tingkatan (level) atau jenjang manajerial dalam hirarki organisasi.

Jadi   menurut beberapa pendapat di atas bahwa manajemen sebagai suatu proses, lebih menekankan pada pengelolaan dan mengatur pelaksanaan suatu kegiatan dalam merencanakan, melaksanakan serta mengkoordinasikan dan mengendalikan SDM sesuai dengan keahliannya secara profesional untuk mencapai tujuan organisasi yang telah direncanakan.

DAFTAR PUSTAKA

Stoner, J.F., Freeman, A.E dan Gilbert, D.A. 1996. Management. Six Edition, New Jersey. Prentice Hall International Inc A.: Simon & schuster Company

Griffin, R. 2004. Fundamental of Management 6th Edition. South Western Cengage Learning, Mason USA.

George, Jennifer M., Gereth R. Jones, 2006, Contemporary Management Creating Value In Organization, McGraw Hill Irwin Inc, New York

Ivancevich, J,M., Konopaske, R.J. dan Matteson, M.T. 2006. Organizational Behavior and Management 7th Edition. Alih Bahasa: Gina Gania, Penerbit Erlangga Jakarta

Bahaudin, Taufik, 1999. Brainwere Management, Penerbit PT Elex Media Komputindo, Jakarta

Bateman, TS, dan Snell, S.A (2008) Management: Leading and Collaborating in Competitive World, 7th Edition. Manajemen Kepemimpinan dan Kolaborasi dalam Dunia Persaingan, Edisi 7 Penerjemah : Chriswan Sungkoro dan Ali Akbar Yulianto, Penerbit: Salemba Empat, Jakarta.

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *