Sukses Bisnis ditengah Pandemic dengan Memperkuat Soft Skills

  • Bagikan

Bagi pebisnis pada saat ini mereka dihadapkan oleh situasi yang tidak dapat diprediksi, banyak yang tidak menyangka kedatangan Covid 19. Jika sudah terduga kedatangannya, tentunya mereka akan berfikir ulang untuk melakukan investasi dibidang kuliner, travel, hotel, transportasi dll. Banyak pebisnis yang mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Tapi itulah bisnis dunianya penuh dengan spekulasi dan dituntut untuk memiliki kreatifitas yang tinggi. Namun ada juga pihak-pihak yang diuntungkan dengan peristiwa Covid 19 ini, misal mereka yang bergerak dibidang penyediaan alat-alat kesehatan, minuman dan makanan yang diawetkan, supplemen kesehatan, dan penyedia jasa virtual meeting seperti zoom dan google meet. Maka apa sebaiknya yag harus kita persiapkan diri kita agar bisa survive disaat pandemic adalah terus memperkuat soft skills kita.

Soft skill merupakan keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills). Masih terdapat kemampuan tambahan seseorang diluar dari interpersonal skills dan intrapersonal skills yang disebut ekstrapersonal skills seperti kemampuan seseorang dalam spritual inteligence (SQ). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengertian soft skill yaitu kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan kemampuan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) serta kemampuan tambahan seseorang dalam kepercayaan/kepedulian baik terhadap penciptanya maupun orang lain (ekstrapersonal skills).

Menurut Pumphrey dan Slatter (2002) dalam artikel Teguh Wijaya soft skill memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Bersifat generik, dalam arti digunakan dalam berbagai penyelesaian tugas yang berbeda.
  • Dapat ditransfer dan diterapkan dalam berbagai aktivitas pelaksanaan tugas, disebut juga sebagai keterampilan hidup (life skills).
  • Merupakan keterampilan atau atribut yang terdapat dalam aktivitas seperti pemecahan masalah, komunikasi, pemanfaatan teknologi, dan bekerja dalam kelompok.
  • Dapat dipromosikan sebagai keterampilan yang memberi kontribusi dalam ‘pembelajaran seumur hidup’ (‘life long learning’).
  • Dapat dimiliki dan digunakan oleh pengusaha dan organisasi pemerintah.
  • Dapat ditransfer dalam berbagai konteks yang berbeda oleh orang-orang yang memiliki latar belakang disiplin ilmu, profesi dan jabatan yang berbeda-beda.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh negara-negara Inggris, Amerika dan Kanada, ada 23 atribut softskills yang dominan yabg dibutuhkan untuk sukses. Ke 23 atribut tersebut diurut berdasarkan prioritasnya, yaitu : (1) inisiatif, (2) etika/integritas, (3) berfikir kritis, (4). kemauan belajar, (5) komitmen, (6) motivasi, (7) bersemangat, (8) dapat diandalkan, (9) komunikasi lisan, (10) kreatif, (11) kemampuan analitis, (12) dapat mengatasi stres, (13) manajemen diri, (14) menyelesaikan persoalan, (15) dapat meringkas, (16) berkoperasi, (17) fleksibel, (18) kerja dalam tim, (19) mandiri, (20) mendengarkan, (21) tangguh,  (22) berargumentasi logis, (23) manajemen waktu.
Intinya penting bagi pebisnis senantiasa mengasah soft skills nya, hal ini ditandai dengan senantiasa mampu mengelola dan  memotivasi diri untuk terus belajar, berusaha dan tidak mudah menyerah dengan keaadaan yang ada. Soft skills yang baik juga berkaitan dengan kemampuan kita menjalin hubungan dengan orang lain. Maka membangun hubungan dengan orang lain ini bisa memberikan dampak positif dalam banyak hal dalam kehidupan kita, tentunya kesuksesan bisnis kita karena adanya orang-orang disekitar kita. Ayo mari terus kita perbaiki soft skills kita untuk kita bisa eksis menghadapi kehidupan yang terus berubah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *