Inilah Cara Pintar untuk Jago Jualan

  • Bagikan

Apakah anda menyadari betapa pentingnya memiliki kemampuan berjualan. Dalam bisnis berjualan adalah ujung tombaknya, jika penjualan bagus maka bisnisnya bagus begitu sebaliknya jika penjualan tumpul bisnisnya ikut tumpul. Yang membedakan bisnis itu besar atau kecil adalah angka penjualannya, maka dari itu penting bagi kita untuk memiliki kemampuan berjualan.

Mungkin juga anda sedang mengalami salah satu atau bahkan beberapa hal di bawah ini? 

  1. Sedang mencoba menjual suatu produk, tapi tidak laku-laku. 
  2. Bingung, ada yang jual produk serupa tapi laris, Anda jual produk yang sama dengan penawaran yang sama tapi sepi. 
  3. Banyak yang tanya-tanya produk Anda, tapi yang berakhir jadi pembeli hanya sedikit. 
  4. Tidak tau cara jualan yang benar. 
  5. Omzet bisnis tetap bahkan cenderung menurun.

Hal pertama yang perlu kita pahami saat jualan adalah kita perlu memaknai dengan benar apa produk yang sebenarnya kita jual. Jika kita paham apa yang sebenarnya kita jual, maka kita akan mampu membuat calon pembeli ikutan paham, dan ujung ujungnya membuat mereka jadi pembeli. Sayangnya, masih banyak orang yang masih salah dalam memaknai produknya. Ujung-ujungnya, karena salah paham, penjualannya macet, bisnisnya pun ikutan macet.

“Jadi apa yang Anda jual?” Jika Anda dapat pertanyaan diatas, lalu jawaban Anda adalah jual baju, jual makanan, jual buku, jual lisensi, jual rumah, jual mobil, jual spare part, jual kursus, lebih baik definisikan ulang produk Anda. Jika Anda beranggapan yang Anda jual adalah “barang”, maka itu cara pikir yang tidak sepenuhnya benar.

Perhatikan ya, Saat orang ingin membeli suatu produk, yang mereka cari bukan “bentuknya”. Mereka mencari nilai di balik produk itu. Nilai ini disebut dengan Value. Gambarannya seperti ini. . Pembeli tidak membeli baju, mereka membeli Model. Mereka tidak membeli makanan, mereka membeli rasa. Mereka tidak membeli kendaraan, mereka membeli fasilitas. Ingat, yang orang cari dalam produk kita adalah value. Terkadang value juga bisa di sebut manfaat. Sayangnya kebanyakan penjual hanya menyodorkan produknya, bukan manfaatnya. Padahal yang dicari pembeli adalah manfaat, ya pantas jualannya gak laku-laku.

Pada dasarnya orang-orang ingin masalahnya selesai, keinginannyanya terpenuhi, kebutuhannya tercukupi, nah ini yang mereka tukar dengan uang. Mereka tidak mencari barang murah, barang diskon, barang cuci gudang, barang gratisan, tidak. Sekali lagi, yang mereka cari adalah value atau manfaat yang ada dari produk yang kita tawarkan. Jadi, yuk ah jangan terjebak dalam bentuk produk. Temukan value produk kita, dan tawarkan kepada mereka yang membutuhkan. Lalu bagaimana cara menemukan Value produk Anda? Jawab pertanyaan di bawah ini ya.

  1. Sebutkan 5 kelebihan produk Anda di banding produk sejenis?
  2. Apa masalah yang bisa diselesaikan produk Anda?
  3. Apa keinginan pembeli yang terpenuhi setelah memiliki produk Anda?
  4. Apa ketakutan terbesar pembeli yang hilang setelah memiliki produk Anda?
  5. Apa impian terbesar pembeli yang bisa di wujudkan produk Anda?

Setelah kita memahami konsep value dalam berjualan, berikutnya adalah pahami 5 hal yang tidak boleh dilakukan dalam berjualan. Berdasarkan pengamatan saya, ada 5 hal yang membuat sebuah penjualan tidak menghasilkan transaksi. Nah, jika 5 hal ini dilakukan ya itu, kita hanya akan dapat capek, jualan gak lakulaku, ada yang nanya tapi gak closing-closing, dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya. Saya menyebut ini Kesalahan Utama saat jualan. Apa sajakah itu?

  1. Menawarkan produk ke bukan Target pasarnya
  2. Ingin cepat Closing sebelum adanya Trust
  3. Promosi di Media yang salah atau cara promosinya salah
  4. Ingin hasilnya banyak, tapi prospeknya sedikit, dan
  5. Menawarkan barang dengan keraguan

Demikian artikel ini semoga bermanfaat ya sahabat, saya doain jualannya laris, lancar dan berkah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *