Konsep Kepemimpinan Transformasional dalam Organisasi Perusahaan

  • Bagikan

Kepemimpinan transformasional, merupakan faktor yang penting untuk mendorong tercapainya performansi kerja yang baik bagi karyawan. Sikap kepemimpinan yang transformasional adalah pendekatan kepemimpinan dengan melakukan usaha mengubah kesadaran, membangkitkan semangat dan mendukung karyawannya untuk mengeluarkan usaha dalam pencapaian tujuan, tanpa merasa ditekan dan tertekan.

Menurut teori ini kepemimpinan transformasional menekankan pada pemberdayaan melalui peningkatan konsep pada karyawan yang memiliki konsepsi yang positif, sehingga mampu mangatasi permasalahannya dengan potensi yang dimiliki masing-masing karyawan. Dengan adanya sikap kepemimpinan yang transformasional maka karyawan dapat  termotivasi untuk meningkatkan daya berpikir kreatifnya masing-masing, sehingga performansi kerja masing-masing karyawan akan tercapai.

Kepemimpinan transformasional sebagai interaksi antara pimpinan dan pengikutnya, manager dan bawahannya ditandai oleh pengaruh pimpinan dan manager untuk mengubah perilaku bawahannya menjadi seseorang yang merasa mampu, bermotivasi tinggi dan bermutu.

Karyawan yang merasa puas akan meningkatkan kinerjanya, sedangkan karyawan yang merasa tidak puas dapat mengurangi usaha yang dilakukan karena tidak sebanding apa yang diharapkan. Perusahaan merupakan suatu tempat berkumpulnya beberapa orang yang memiliki suatu tujuan sama yaitu menjalankan dan mengembangkan perusahaan untuk dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan. Tujuan perusahaan dapat tercapai apabila hubungan antara karyawan dan pimpinan saling menunjang dan memiliki iklim kerja yang konlusif.

Kepemimpinan transformasional memiliki karakteristik penting yaitu: menampilkan karakteristik yang menunjukkan perilaku karismatik, memunculkan motivasi inspirasional, memberikan stimulasi intelektual dan memperlakukan karyawan dengan memberi perhatian terhadap individu.

1. Menunjukkan perilaku karismatik.

  • Mendapatkan rasa hormat untuk dipercaya.
  • Kepercayaan kepada yang lain.
  • Menyampaikan rasa pengertian memiliki misi yang kuat terhadap pengikutnya.
  • Menampilkan standar moral yang tinggi.
  • Membangun tujuan-tujuan yang menantang bagi pengikutnya.
  • Menjadi model pada pengikutnya.

 2.  Memunculkan motivasi inspirasional. 

  • Mengacu pada cara pemimpin transformasional dalam memotivasi.
  • Memberi inspirasi yang ada di sekitar mereka dengan menyampaikan visi dengan lancar.
  • Percaya diri.
  • Meningkatkan optimisme.
  • Semangat kelompok.
  • Antusias.

3.  Memberikan stimulasi intelektual. 

  • Menunjukkan usaha pemimpin yang mendorong pengikut menjadi inovatif.
  • Kreatif dalam memimpin untuk mendorong pengikut agar menanyakan asumsi-asumsi.
  • Membuat kembali kerangka permasalahan.
  • Mendekati pengikut dengan cara baru.

4. Memperlakukan pengikut dengan memberi perhatian kepada individu. 

  • Memberikan perhatian secara personal pada semua individu.
  • Membuat semua individu merasa dihargai.
  • Mendelegasikan tugas sebagai cara pengembangan pengikutnya.
  • Memberikan Pelatihan.




 


 


 


 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *