Cara membuat Bullet Journal untuk Pengembangan Diri

  • Bagikan


Pernah
mendengar tentang bullet journal?

Sederhananya, bullet journal adalah gabungan dari
catatan rencana harian dan jurnal. Dengan membuat bullet journal, kita bisa mengisinya dengan catatan untuk diri
sendiri, catattan kalender, jadwal kegiatan, juga tujuan yang ingin kita raih.

Diary, Journal, Notebook, Notepad, Bullet Journal

Nah, kita juga
bisa menggunakan ide bullet journal seperti
berikut ini.

1.      
Mencatat perasaan baik

        Tulislah
semua hal atau kegiatan yang membuatmu merasa nyaman dan senang. Tulislah semua
hal itu, meski pun itu adalah hal yang jarang sekali kita lakukan atau sering kita
lupakan betapa menyenangkannya.

Dengan
begitu, jika pada suatu hari kita merasa sedih atau down, kita bisa membaca catatan ini dan melakukan hal yang
membuatmu senang.

2.      
Uraikan kebaikan dan
keburukan diri

        buatlah dua kolom. Di satu kolom, kita
harus menuliskan apa saja hal yang baik dari dirimu sendiri. Seperti apa dirimu
dalam versi terbaikmu?  Di kolom
satunya, tulislah semua keburukan yang bisa atau pernah kita lakukan.

        Intinya
adalah kita bisa menyadari bahwa pada suatu waktu, kita melakukan hal buruk itu
lagi. Jadi, kita harus memperbaiki dirimu dan berhenti melakukan itu. Juga,
ketika kita melakukan hal baik, kita bisa memuji dirimu sendiri.

  Baca : 7 cara simple memulai pengembangan diri

3.      
Catatan untuk besok

 

4.      
Review per minggu

        Jika kita biasa menulis diari, maka kita
bisa menggunakan ini untuk me-review apa
saja yang terjadi selama satu minggu terakhir. Mungkin hanya dua baris, mungkin
kita bisa menulis sampa satu halaman penuh.

        Hal yang penting adalah kita bisa menyimpulkan bagaimana
minggu itu bagimu. Apa yang berjalan dengan baik? Apa yang perlu kita perbaiki
dari dirimu sendiri? Apa saja tugas yang sudah kita kerjakan?

 

5.      
Tujuan harian

        Hampir sama dengan catatan harian, kita
bisa membuat apa sih tujuan atau hal
yang harus kita lakukan hari itu? Atau kita juga bisa menulis suatu quote, satu kata, satu mantra. Apa pun
itu bisa kita jadikan sebagai pegangan di hari itu.

        Dengan
menuliskannya, itu akan membuatmu teringat dan tetap fokus untuk menjalani
hari.

 

6.      
Tempat buangan untuk ide
tertentu

        Jika kita
punya pikiran yang sangat suka berkeliaran, ini adalah hal yang cocok untukmu. Kita
bisa menuliskan semua ide, termasuk ide untuk bisnis, hal yang  harus kita lakukan, atau juga hal yang ingin kita
kerjakan.

        Dengan
menuliskannya, itu akan membuatmu tidak memikirkannya terus menerus, namun kita
juga bisa membacanya kembali dan teringat akan ide atau hal yang belum kita
lakukan.

 

7.      
Catatan personal dan
pekerjaan

        Dengan mencatat kedua hal ini secara terpisah, itu akan
membuatmu lebih fokus tanpa harus mencampurkan kehidupan pribadi dengan pekerjaanmu.
Demikian, kita juga bisa membagi waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, namun
juga tetap bisa mengembangkan diri sendiri.

 

8.      
Ingatlah pada kemenangan/capaian

        Terkadang
kita terlalu keras pada dirimu sendiri. Maka, ingatlah bahwa kita juga harus
mengakui “kemenangan” yang kita capai beberapa waktu terakhir. 

        Kita
bisa menulis semua hal kecil yang membuatmu merasa telah memenangkan sesuatu,
atau hal luar biasa yang tidak kita sangka namun terjadi begitu saja.

 Baca : Self Improvement dalam meningkatkan kualitas diri

9.      
Jurnal mini untuk menghadapi
masalah

        Jika
kita kebetulan seorang penulis, mungkin kita juga lebih nyaman untuk menghadapi
masalahmu dengan menulis.

        Kita bisa menuliskan daftar pro vs con, atau sesi tanya jawab dengan
dirimu sendiri, juga menuliskan semua hal yang mengganggumu.

 

semoga dapat membantu 🙂



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *