Inilah yang Harus dilakukan HRD dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

  • Bagikan

Adanya pandemi Covid-19 memberikan tantangan sendiri bagi Departemen Human Resource Depelovment (HRD) bagi organisasi perusahaan. Bagian HRD harus dapat menerapkan manajemen krisis dengan langkah-langkah yang tepat dalam mengelola karyawan agar adanya peningkatan kompetensi ketika menghadapi kondisi pandemi Covid-19 dan Era New Normal.

Dalam bahasan di Politico Magazine, (2020) tentang pandemic Covid 19 dan new normal di jelaskan bahwa dengan adanya new normal maka komunitas dan organisasi harus merespon dengan cepat dan adaptasi yang cepat terhadap perubahan ini. Ini akan memastikan bahwa dunia akan lebih siap untuk kebangkitan kembali dengan posisi yang lebih kuat setelah setiap guncangan atau krisis atau tantangan global oleh sebab itu, untuk menghadapi Covid-19 ini, organisasi perlu melakukan beberapa hal dibawah ini:

a. Fast Response

Organisasi harus melakukan fast response atau respon cepat untuk merespon tekanan eksternal demi survive melanjutkan pertumbuhan organisasi. Karena dengan adanya Covid-19 ini seakan akan membuat keadaan di semua organisasi kembali ke titik nol. Kecepatan dan kelincahan organisasi merespon menjadi pintu awal keberhasilan organisasi bertahan di era badai Covid-19 ini.

b. Formulasi Ulang Strategi Bisnis

Sebagai pelaku usaha, organisasi bisnis harus selalu dapat mengantisipasi dan beradaptasi terhadap perubahan atau risiko yang mungkin terjadi. Seperti yang terjadi sekarang adanya pandemic Covid-19. Setelah organisasi dapat merespon dengan cepat dan memproyeksikan keberlangsungan usahanya, ada baiknya organisasi membuat business plan baru yang memuat berbagai strategi misalnya strategi pemasaran, strategi distribusi, sistem pemodalan, alokasi karyawan dan pola pengeluaran. Dengan demikian, organisasi dapat meningkatkan kemampuan usahanya untuk bertahan saat kondisi keuangan sulit. Organisasi dapat mencoba menerapkan misalnya dengan strategi digital marketing untuk menghemat budget promosi dan strategi distribusi untuk memperluas jangkauan bisnis. Business strategic reformulationsangat penting untuk bergerak menyesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis yang muncul secara tiba-tiba, drastis dan ekstrim.

c. Mendesain Ulang Norma dan Budaya Organisasi

Dampak dari kebijakan dengan menjaga jarak atau social distancing, telah merubah pola perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan cara kerjapun telah digantikan dengan metode daring atau virtual demi mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Dengan demikian beberapa penyesuaian harus dilakukan menyesuaikan perubahan kebiasan kerja. Misalnya cara kerja Work From Home (WFH) dan berdampak pada penyesuaian kebijakan penilaian kinerja karyawan, mengingat dengan metode WFH atasan tidak mengetahui secara langsung bagaimana para karyawannya bekerja.

d. Kekuatan dalam Mengatur Virtual People

Teknologi memainkan peran penting dalam memastikan kelangsungan bisnis di era New Normal. Untuk itu, perlu bagi perusahaan mengadopsi teknologi baru yang dapat membantu sekaligus mempercepat bisnis perusahaan lebih berkembang saat new normal. Teknologi juga bisa memberikan manfaat lain seperti efsiensi waktu. Oleh sebab itu, organisasi juga harus memastikan bahwa perangkat teknologi mendukung operasionalisasi bisnis selain ketrampilan dan pengetahuan para karyawaannya yang memadai untuk bisa bekerja menggunakan teknologi tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *