//

5 Kebiasaan yang Menghancurkan Jantung

  • Bagikan

Jakarta, detikmetro.com– Jantung sebagai organ penting pada tubuh yang perlu untuk dijaga. Beberapa pola hidup bisa menolong jantung lebih sehat, seperti olahraga dengan teratur, makan buah dan sayur dan stop merokok.

Walau begitu, ada banyak kebiasaan yang buruk untuk jantung.

Berikut kebiasaan yang menghancurkan jantung, menurut ahli jantung di Houston John Higgins, seperti dikutip LiveStrong.

1. Kebanyakan marah
Menurut Higgins, kemarahan ialah satu pertanda bahaya untuk tubuh.

Saat marah, sistem saraf Anda berlomba secara berlebihan, dan badan Anda melepas hormon yang mengakibatkan kenaikan tekanan darah dan detak jantung, menambahkan penekanan pada sistem kardiovaskular.

Oleh karena itu, dia merekomendasikan supaya janganlah sampai emosi kuasai diri. Dalami langkah menentramkan diri saat marah dan langkah mengurus perasaan secara sehat, baik melalui olahraga, meditasi, atau therapy

2. Olahraga intensif tinggi
Olahraga jadi aktivitas yang berperan dalam kesehatan jantung. Tetapi, bila dilaksanakan dengan intensif tinggi bisa mengakibatkan ketidakseimbangan hormon, pengurangan kekebalan, masalah metabolisme dan depresi sistem kardiovaskular yang terlalu berlebih, kata Higgins.

Sebuah study November 2017 di Mayo Clinic Proceedings mendapati jika orang yang olahraga 3x lipat dari jumlahnya saat yang direferensikan oleh Dasar Kegiatan Fisik Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS – 150 sampai 300 menit olahraga sedang atau 75 sampai 150 menit olahraga berat /minggu – mempunyai kesempatan semakin tinggi untuk meningkatkan kalsifikasi arteri koroner.

Dokter specialist jantung dan pembuluh darah, Vito Anggarino Damay menjelaskan jika olahraga berlebihan yang berat jangka panjang memang mempunyai potensi mengakibatkan kerusakan jantung.

“Pantas diperhatikan kalimat berlebihan, berat, dan periode panjang. Sebagian besar orang tidak lakukan olahraga semacam ini, dan batas olahraga berlebihan berat jangka panjang itu benar-benar susah diraih banyak orang,” ungkapnya saat dihubungi detikmetro.com, beberapa lalu.

Ia kemudiaan menjelaskan jika kekuatan mengakibatkan kerusakan otot jantung karena olahraga berlebihan berat jangka panjang ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

3. Mengabaikan kesehatan mulut
“Tidak flossing [membersihkan antara gigi] mengakibatkan peradangan dan infeksi gusi (gingivitis), yang sudah dihubungkan dengan kenaikan penumpukan plak aterosklerotik (pembekuan pembuluh darah),” kata Higgins.

Kenyataannya, orang dengan penyakit gusi yang parah nampaknya mempunyai kesempatan 2x lipat terserang tekanan darah tinggi, yang memiliki arti peningkatan resiko permasalahan kardiovaskular, menurut sebuah study Maret 2021 di Hypertension.

Oleh karena itu, Higgins merekomendasikan untuk flossing tiap malam, sikat gigi 2x satu hari dan jumpai dokter gigi Anda untuk pengecekan dan pembersihan teratur.

Pasaalnya, flossing teratur dapat kurangi penyakit pernafasan, membenahi berbau mulut dan menolong mengurus diabetes.

4. Kebanyakan tidur
Sementara tidur yang memadai penting untuk kesehatan, tetapi bila terlalu berlebih bisa menghalangi kesehatan jantung.

“Tidur terlalu berlebih memiliki arti Anda mempunyai semakin sedikit total jam dalam satu hari saat Anda bangun dan aktif,” kata Higgins.

Dan minimnya kegiatan fisik bisa berperan pada obesitas, tekanan darah tinggi, cholesterol darah tinggi dan diabetes type 2, yang semua meningkatkan kemungkinan meningkatkan penyakit jantung, menurut Pusat Pengendalian dan Penangkalan Penyakit (CDC) AS.

Selain tidur yang berlebihan, permasalahan tidur mengorok (sleep apnea) juga dapat mengisyaratkan suatu hal yang lebih serius.

Sleep apnea ialah gangguan yang mengakibatkan pernafasan abnormal saat tidur, apabila tidak diobati, bisa mengakibatkan beberapa permasalahan kesehatan.

Secara khusus, karena memengaruhi supply oksigen tubuh, sleep apnea tingkatkan resiko permasalahan kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, penyakit serangan jantung, penyakit stroke dan jantung, menurut Sleep Foundation.

5. Kurang bergaul
Isolasi dan kesepian mempunyai dampak pada kesehatan jantung Anda.

“Orang yang tidak bergaul cenderung mempunyai tingkat kekhawatiran dan stres yang semakin tinggi, yang kerap ke arah pada sikap kurang sehat seperti tidur terlalu berlebih, merokok, pola makan yang jelek, dan kurang olahraga,” kata Higgins, sambil menambah jika kebiasaan ini dapat menghalangi kesehatan jantung Anda.

Orang tanpa hubungan dekat mempunyai kenaikan resiko stroke dan penyakit jantung koroner secara signifikan, berdasar laporan Heart.

Source link

DMCA.com Protection Status
  • Bagikan