//

Emangnya Tiktok Sebagus Apa Sih?

  • Bagikan
Emangnya Tiktok Sebagus Apa Sih?
Emangnya Tiktok Sebagus Apa Sih?
Emangnya Tiktok Sebagus Apa Sih?

How to Catch Up with trend??

Apakah om om selalu ngerasa om tuh up-to-date
sama zaman yg makin cepet berkembang, Bisa jadi itu toxic positivity. Menganggap diri kita yang paling benar dalam
menentukan strategi business ataupun strategi marketing.

Kenapa ga selalu terbuka sama perkembangan
zaman? Selalu mind block tentang new things yang
berkembang di internet. 

Baca Juga: Mana Lebih Unggul, vivo Y33s Vs vivo Y53s – Apa Perbedaannya?

“Ah tiktok mah marketnya bocah”

hihihii. nah mungkin om belum update kali ya
bahwa market tiktok 50%+ adalah Gen Z. Which is sangat besar untuk spending
something.  

Nah tiktok bisa jadi ladang baru untuk kita
garap, Karena belum banyak Marketers yang masuk ke
tiktok karena mungkin selalu memiliki anggapan bahwa market tiktok bocah dan
belum punya buying power. Kalau om om mau belajar cara dapetin ribuan
sales sehari dari platform tiktok, om bisa tiktok conversion class di https://bit.ly/2TYTteN

______________________________________________________________________

Emangnya Tiktok sebagus apa sih? Bentar bentar, ini adalah screenshot order
brighty di 6.6 sale kemarin, Iya baru minggu kemarin. Alhamdulillah Brighty dapet sales 2000 pcs++
hanya dari KOL marketing di platform Tiktok. Dan dapet 350 pcs pertama hanya dalam 60 menit.

Apakah ini sesuatu yang besar? Belum tentu, angka ini menurut saya pribadi
cukup besar karena kita growth from zero. Belajar dari pengalaman akhirnya kita bisa
sampe dititik 350 pcs hanya dalam waktu 60 menit, dan betul banget, sales ini kita dapet hanya
lewat Marketing di tiktok

Jadi om bisa menilai sendiri ya gimana
dashyatnya market tiktok. Kalo om mau belajar dapetin sales ribuan dalam
sehari bisa tiktok conversion class di https://bit.ly/2TYTteN

______________________________________________________________________

Emang jualan harus cuma pake FB ads, Apa ga capek sama AME AME Checkpoint, Restrictions Dan segala hal teknis yang akan menghambat
perkembangan usahamu. 

KOL Marketing salah satu alternatif kita untuk
mendapatkan sales tanpa pusing mikirin teknis yang njelimet. Eh sorry ke temen-temen yang masih iklan FB
Ads. No offence, justru saya #respect sama temen temen masih kuat di channel
Facebook Ads.

Nah temen temen bisa pelajarin di
tiktokconversionclass tentang A-Z Influencer Marketing

1. Cara research KOL

2. Market research

3. Menentukan KOL yang cocok dengan produk
kita

4. Cara membuat brief untuk KOL

5. Cara ngebrief KOL

6. Cara biar dapet rate card KOL

7. Contoh MoU dengan KOL

8. Cara menjaga relations dengan KOL

9. Mendapatkan income dari Influencer
marketing

10. Membuat journey audience

11. Menjaga kolam ditiap turunan funnel

12. Automation sales (tanpa cs, tanpa cod
codan)

Buat akses video tersebut temen-temen bisa
ikut tiktok conversion class di https://bit.ly/2TYTteN

______________________________________________________________________

COD profit sih, Tapi gabagus buat cashflowmu. Ini pengalamanku pribadi ya kak. Buat dapetin net profit 300 jt sebulan. Aku harus punya cashflow seminggu 200 jt buat
nalangin budget marketing yang sampe 75-100 juta seminggu dan product cogs
sampai 100 jt.

Belum lagi banyak produk yang harus retur dan
harus ditanggung ongkirnya. Duh pusing banget, belom lagi reconsil data
yang take times banget. Ini kendala yg dulu saya jalanin. Setelah ngecreate brand yang tanpa cod codan.
Alhamdulillah sekarang gapernah pusing masalah cashflow.

Ketika cashflow aman, mental health kita akan
lebih terjaga dan bisa lebih fokus mengembangkan business kita, Karena dalam mindset kita “oh bisnis gue
punya duit loh”. Kan banyak di om om abis dapet cair dari
ekspedisi uangnya lgsg abis untuk stok barang dan bayar ongkir.

Ya ga sih om? Kita perlu leverage lebih untuk dapetin profit
sekian. Alhamdulillah setelah ngecreate brand sendiri
dan mulai marketing diluar facebook ads. Akhirnya bisa pelan pelan nurunin
marketing cost. Yang tadinya mungkin bisa 50% dari revenue.

Pelan-pelan bisa sebulan cuma 35%, terus
menurun jadi 15% sampe akhirnya terakhir dibulan Mei kita bisa dititik
Marketing cost hanya 4,97%. Sebuah angka yang gapernah saya bayangin
sebelumnya. Ibaratnya nih kita iklan budget 5 jt dapetnya
100 jt. Iya roasnya 20x (2000%)

Marketing cost itu turun bukan karena kita
nurunin budget marketing ya om, tapi dengan meningkatkan revenue. Kalo om om mau turunin marketing cost dengan
teknik marketing ga yang gitu gitu aja bisa  ke tiktok conversion class di https://bit.ly/2TYTteN

___________________________________________________________________

HARI INI LAUNCHING ECOURSE TIKTOKCONVERSION CLASS

Disini saya akan menjelaskan, kenapa si temen
temen dan om om perlu banget belajar tentang market tiktok. Karena saya pribadi
ngerasa stuck di Facebook Ads yang terlalu banyak drama. Apa om mengalami hal
yang sama?

Bimbang banget susah untuk ngiklan, baru mau
scaleup eh besok udh AME. Baru CPR bagus eh besok BM Restricted. Iklan
udah running eh akunnya check point. Semuanya terlalu teknis dan merepotkan.

To be honest, itu terlalu ngerepotin dan bikin
kita selalu balik lagi ke teknis. Gabisa bikin kita mikir growth bisnis kita.

Terlalu back to basic. Kapan kita bisa mikirin
yang lain? Mikirin forecast produksi, mikirin pengembangan produk, mikirin
masuk ke channel market yang lain.

Apakah kita akan selalu mengandalkan satu
source traffic yang merepotkan itu? Yang belum tentu bisa diandalkan. Stepnya gini kalo di Brighty, kita masuk ke KOL Marketing untuk menancapkan
persepti tentang Brand kita ke audience.

Setelah trafficnya sudah bagus dan stabil kita
bisa fokus mikirin channel traffic yang lain. Karena based traffic kita sudah
stable. Dan setiap hari tanpa aktifitas marketing pun kita bisa keluar barang
sebulan 10 rb pcs.

Enak kan? Ga ada aktifitas marketing bisa keluar barang
sehari 300an pcs. Dan udah stable. Dan ga perlu cs. Nah setelah kita sudah stable kita bisa
menyiapkan strategi untuk masuk ke Channel atau Traffic yang lain yakni
Instagram dan Facebook.

Karena memang dasarnya IG dan FB terlalu
tricky untuk masalah teknis, Brighty akhirnya pakai Agency yg udah kerjasama
dengan Facebook. Jadi sekarang kita sebagai Business Owner udah
gaperlu pusing mikirin teknis. 

Kita mending fokus ke growth business kita
aja, teknis biar team atau agency yang ngerjain. As long as tetap pada koridor
yang telah kita buat.  

Kalau temen temen mau fokus ke growth business
coba mulai dengan pakai KOL Marketing. Karena ga bikin pusing teknis kayak FB
ads. hari ini ya ke E-course
tiktok
conversion class di https://bit.ly/2TYTteN

DMCA.com Protection Status
  • Bagikan