Jangan mudah membenci manusia – nasihat cendikiawan islam

  • Bagikan


     Kali ini saya hanya ingin menuliskan ulang nasihat seorang ulama besar, syaikh abdurrahman as sa’diy rahimahullah. penggalan ini saya tulis dari buku kecil beliau berjudul “al wasail al mufidah lil hayat as sa’adah” tentang kiat yang musti ditempuh seseorang yang ingin mencapai kehidupan yang bahagia. buku ini ringkas, namun memiliki ilmu dan faidah yang luas, semoga Allah memberikan berkah karenanya.

Morning, Positive, Sky, Beautifull, Blue, Orange

Rasulullah shollallahu alaihi wasalam bersabda,

“Tidak boleh seorang mukmin membenci seorang mukminah, jika dia tidak menyenangi sesuatu dari perilakunya, tentunya dia menyukai (perilakunya) dari sisi yang lain” (H.R Muslim).

Di dalam hadits ini, ada dua pelajaran penting: 

Pertama

    Hadits ini memberikan pengarahan bagaimana seharusnya memperlakukan istri, kerabat, teman, pekerja dan semua orang yang memiliki hubungan dengan kita. kita harus mempersiapkan mental kita, karena pasti akan ada aib, kekurangan, dan hal lain yang tidak kita senangi dari seseorang. Apabila kita mendapatkannya, maka hendaknya bagi kita membandingkan antara tingkah lakunya dengan apa yang seharusnya kita lakukan terhadap dia. 

    seperti menjaga kekuatan hubungan dan kelanggengan kasih sayang yang terjalin sebelumnya. juga mengingat segala kebaikannya, dengan menutup mata dari keurangan-kekurangan dan memperhatikan kebaikan-kebaikannya, maka persahabatan dan hubungan akan tetap terjalin, serta perasaan pun menjadi tenang.

Baca juga tips berpikir positif

Rose, Background, Excuse Me, Red Rose

Kedua

    Hendak bagi kita menghilangkan kesedihan dan kegelisahan, menjaga hubungan baik, selalu memberikan hak-hak yang harus dipenuhi, sehingga tercipta ketenangan di antara kedua belah pihak. barang siapa yang tidak mengikuti petunjuk yang disebutkan Rasulullah shallallahu alaihi wasalam ini, bahkan menentangnya, melihat orang hanya kepada kejelekannya, menutup mata dari kebaikannya, niscaya dia akan menjadi gundah, kasih sayang yang terjalin dari keduanya pun menjadi keruh, dan banyak hak yang seharusnya dijaga menjadi terputus.

Baca juga Tips agar tidak gundah/sedih

    Banyak orang yang memiliki idealisme yang melangit, mental mereka siap untuk sabar dan tenang menghadapi berbagai cobaan dan musibah besar. Akan tetapi, mereka menjadi gelisah dan keruh perasaaannya, ketika menghadapi masalah-masalah kecil. Penyebabnya adalah karena mereka hanya mempersiapkan mental untuk menghadapi masalah-masalah besar dan tidak untuk menghadapi masalah kecil. Ternyata itu membahayakan dan mempengaruhi ketenangan mereka. Orang yang benar-bnaer kuat adalah mereka yang mempersiapkan dirinya menhadapi masalah-masalah kecil dan besar sekaligus, serta memohon pertolongan kepada Allah Jalla wa a’la. dia juga mengharap agar urusannya tidak diberikan kepada dirinya sendiri, walaupun hanya sekejap mata. saat itulah masalah kecil dan besar mudah dihadapi, sementara jiwanya tentram dan hatinya tenang. 

** selesai

semoga Allah merahmati beliau



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *