Konsumsi Vitamin C Berlebihan Dapat Tambahkan Resiko Batu Ginjal

  • Bagikan


Detikmetro.com – Vitamin C banyak memiliki faedah jika dimakan dengan masih tetap.

Seperti percepat pengobatan cedera dan infeksi, mengatur tekanan darah, menahan stroke, dan menangani flu.

Kebalikannya, jika kurangnya vitamin C dapat memacu bermacam penyakit berkaitan depresi oksidatif karena tingginya radikal bebas.

Tidaklah aneh, pasien kegemukan, perokok, dan peminum alkohol yang umumnya mempunyai tingkat depresi oksidatif tinggi dianjurkan minum vitamin C.

Disamping itu, vitamin C bisa juga kurangi resiko kompleksitas seperti pneumonia dan infeksi paru-paru.

Konsumsi vitamin C berlebihan: batu ginjal

Tetapi, pakar nutrisi Kampus Gadjah Mada (UGM) Harry Freitag Luglio Muhammad mengingati, konsumsi ekstra vitamin C terlalu berlebih malah bisa berpengaruh jelek.

Dia menerangkan, badan akan memproses vitamin yang masuk, sedankan beberapa yang tidak kepakai nanti akan dibuang.

“Pada proses pemrosesannya, vitamin C alami peralihan sebagai oksalat,” kata Harry saat dikontak Detikmetro.com, Jumat (2/7/2021).

Menurut dia, oksalat dengan jumlah yang terlalu berlebih itu akan terendap di ginjal.

Hingga untuk seorang yang beresiko, penimbunan oksalat itu akan menyebabkan batu ginjal.

“Jadi untuk konsumsi vitamin C itu jika terlalu berlebih dalam periode panjang resikonya batu ginjal,” terang ia.

Batasan konsumsi vitamin C

Dia menjelaskan, beberapa instansi menyebutkan konsumsi vitamin C jangan melewati 2.000mg setiap hari.

Untuk menghindar resiko itu, Harry menyarankan supaya warga cari konsumsi vitamin C dari buah dan sayur-sayuran.

Tidak cuman vitamin C, dia mengingati jika tiap mineral dan vitamin mempunyai resiko yang berbeda bila dimakan terlalu berlebih.

“Sepanjang ikuti saran, tidak dimakan terlalu berlebih secara jumlah dan kelamaan. Tidak ada yang keliru dengan suplemen, yang keliru ialah saat memakainya melebihi jumlah,” katanya.

Untuk keperluan vitamin C, berikut beberapa makanan yang dapat dimakan:

Jambu biji

Jambu biji sebagai makanan yang banyak vitamin C dan anti-oksidan likopen. Dalam jambu biji ada 126 mg vitamin C atau 140 % dari keperluan harian.

Paprika kuning

Makanan yang banyak vitamin C selanjutnya ialah paprika kuning. Kandungan vitamin C dalam paprika akan bertambah bila dia makin masak.

Sekitaran 75 mg paprika kuning sediakan 137 mg vitamin C atau 152 persn dari keperluan harian. Jumlah ini 2x lipat dibanding dalam paprika hijau.

Brokoli

Brokoli sebagai sayur yang padat gizi. Dia juga terhitung makanan banyak vitamin C yang sanggup penuhi 57 % keperluan harian.

Sebuah study random memberinya 250 g brokoli kukus pada 27 pria perokok berat tiap hari. Sepanjang sepuluh hari, kandunganr protein pertanda inflamasi C-reaktif mereka sudah turun sampai 48 %.





Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *