//

Penjelasan Dokter soal Tanda-tanda Covid-19 Derajat Ringan

  • Bagikan

Tingkat keparahan Covid-19 terdiri dari lima category dimulai dari tanpa gejala, ringan, sedang, berat, dan kritis. Tetapi apa tanda-tanda Covid ringan pada pasien Covid-19?

Penanganan setiap tingkat keparahan Covid-19 berbeda. Tidak seluruhnya pasien Covid-19 membutuhkan perawatan di dalam rumah sakit. Hanya pasien Covid-19 memiliki gejala sedang ke arah berat, memiliki gejala berat, dan kritis yang membutuhkan penanganan di dalam rumah sakit.

Pasien Covid-19 dengan tanda-tanda ringan dapat melakukan karantina mandiri di dalam rumah dengan diawasi oleh petugas kesehatan di tempat.

“Pasien Covid-19 tanpa tanda-tanda atau ringan ini bisa karantina mandiri saja di dalam rumah,” kata Dokter specialist paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan, dalam sebuah webinar minggu kemarin.

Tanda-tanda pasien Covid-19 derajat ringan biasanya berbeda satu pasien dengan yang lain. Dokter specialist paru konsultan RSUP Persahabatan, Heidy Agustin menjelaskan pasien Covid-19 memiliki gejala ringan biasanya mengalami demam.

“Pasien Covid-19 derajat ringan mempunyai tanda-tanda klinis, tetapi tidak dibarengi napas sesak, tanpa pneumonia atau hipoksia, tetapi terjadi demam tanpa atau dengan batuk,” kata Heidy.

Biasanya, tanda-tanda demam pada pasien Covid-19 tanda-tanda ringan disertai oleh batuk, fatigue (kelelahan), napas pendek, sampai susah makan. Gejala-gejala itu dapat dirasa bersamaan dengan demam atau hanya 1-2 tanda-tanda muncul dibarengi demam.

Pasien derajat ringan sering ditemui dengan tanda-tanda tidak spesifik (atipikal) seperti nyeri tenggorokan, kongesti hidung, sakit di kepala, diare, mual, muntah, dan hilang indera penciuman dan pengecap (anosmia).

Tanda-tanda atipikal ini seringkali ditemui pada pasien Covid-19 umur dewasa-lansia dengan defisiensi imun (immunocompromised).

Pasien Covid-19 memiliki gejala ringan wajib melakukan karantina mandiri maksimal 10 hari semenjak tanda-tanda ada, ditambahkan tiga hari bebas tanda-tanda demam dan masalah pernafasan.

Jika tanda-tanda Covid-19 masih tetap dirasa lebih dari 10 hari masa isolasi, karena itu karantina mandiri dapat diteruskan sampai tanda-tanda hilang ditambah lagi tiga hari isolasi sesudah bebas tanda-tanda.

Tentunya meski karantina mandiri di dalam rumah, pasien Covid-19 ini harus tetap memberikan laporan hasil test swab positifnya pada petugas Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau ketua RT/RW di tempat.

Dalam Protokol Tatalaksana Covid-19 edisi 2 yang diedarkan Kementerian Kesehatan, peranan petugas FKTP adalah lakukan pengawasan keadaan pasien. Saat keadaan pasien Covid-19 tidak juga membaik atau mengarah ke perburukan, karena itu petugas FKTP dapat melakukan tindakan pro aktif dalam tangani pasien.

Pasien Covid-19 tanda-tanda ringan disarankan konsumsi vitamin C dan D, dan beberapa antivirus sama sesuai resep dokter.

DMCA.com Protection Status
  • Bagikan