Rangkuman Cosmos Carl Sagan : Bumi hanyalah debu

  • Bagikan


    oke, tapi enggak juga. Bumi masih sebuah planet, dan Carl Sagan menggunakan contoh tersebut untuk berbicara secara metaforis. Karena planet bumi sangat penting bagi kita– its literally our whole world!– jika kita berpikir di luar diri dan masalah kita sendiri, kita bisa saja merenungkan tentang bumi. Itu sebabnya Sagan menunjukkan bahwa jika kita berpikir tentang bumi dalam hubungannya dengan seluruh alam semesta, itu sebenarnya tidak lebih besar dari setitik debu! Hal tersebut karena besarnya alam semesta itu sendiri. Faktanya, ukuran “kecil” itulah alasan mengapa para ilmuwan telah mengembangkan bentuk pengukuran baru yang “eksklusif” untuk alam semesta.

    “Light-Years/Tahun cahaya” mungkin terdengar keren ketika orang-orang mengatakannya di Serial TV seperti Star Trek atau Star Wars, tetapi itu lebih dari sekadar sesuatu untuk dikatakan di sebuah galaksi yang sangat jauh. Seperti yang dijelaskan Sagan, para ilmuwan memilih tahun cahaya sebagai satuan pengukuran karena cahaya adalah satuan pengukuran tercepat. Bahkan, ia dapat menempuh jarak 186.000 mil hanya dalam satu detik! Itu tujuh kali keliling bumi dalam waktu yang Anda perlukan untuk berkedip! Jadi, jika sejauh itu jarak yang bisa ditempuh cahaya dalam satu detik, seberapa jauh sebenarnya jarak yang bisa ditempuh cahaya dalam setahun? Penulis memberi tahu kita bahwa satu tahun cahaya sama dengan 6 triliun mil, angka yang sebagian besar dari kita bahkan tidak dapat mengerti! Jadi, tidak mengherankan, itulah mengapa para scientist menggunakan tahun cahaya untuk mengukur luasnya ruang dan waktu.

Earth, Moon, Space, Planet, World, Blue Planet

    After all, sekarang kita tahu bagaimana kita mengukur Kosmos, mari kita pikirkan apa yang ada di dalam kosmos. (Dan jika kita tidak merasa bahwa masalah kita sebelumnya tidak penting, bersiaplah!) Karena Kosmos berisi seratus miliar galaksi. Jika Anda seperti kebanyakan orang, otak Anda bahkan tidak bisa membayangkan berapa banyak sebenarnya. Sebagian besar dari kita belum pernah melihat satu miliar dari apa pun, apalagi satu miliar galaksi, masing-masing dengan siklus hidup dan tata surya yang kompleks. Bagi kebanyakan dari kita, “seratus miliar” hanya terdengar seperti jenis angka hiperbolik yang akan kita buat ketika kita masih kecil! Itu sebabnya para scientist menggunakan rumus matematika untuk menyederhanakannya sedikit dengan menuliskannya sebagai 1011. Tetapi jika pikiran kita belum “ngeuh” juga, mari kita timbang bahwa setiap galaksi yang terpisah berisi 1011 planet dan 1011 galaksi! Dan seperti yang penulis jelaskan, itu membuat planet kita hanya satu dari 1022 planet di Kosmos.



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *