//

Review Buku Si Putih [unedited version] seri ke 10 – Tere Liye

  • Bagikan


 

Penulis: Tere
Liye

Tebal Halaman:
747 halaman

Alhamdulillah
kelar baca Si Putih seri ke 10 ini. Ritual sebelum membaca buku seri pemiliki
Tere Liye ini, harus memiliki ekspetasi liar tersendiri. Ah tapi lupakan, jika
kalian berharap menemukan ada petualangan Ali, Raib dan Seli jelas tidak akan
ada. Jadi mulai mengerti, dari judulnya saja Si Putih pastinya menjelaskan asal
usul Si Putih, kucing kesayangan peliharaan Raib di rumah angkatnya di bumi. 

Misal kalian
terlewat baca seri ke 10 seperti diriku ini, jelas tidak masalah. Tapi yang
jelas dalam novel Si Putih kalian masih diajak petualangan walau tidak bersama
tiga remaja didikan Mis keriting hehe.

REVIEW

“Si Putih
bukanlah sembarang hewan. Si Putih adalah hewan kuno dari dunia paralel yang
lahir di peradaban panjang Klan Polaris yang selalu dihantam pandemi”.

Nah sudah ada
bocoran tempat yang diceritakan adalah Klan Polaris. Asal muasal kucing putih
itu. Klan Polaris adalah Klan dengan puluhan milyar makhluk hidup. ribuan tahun
berlalu, sejarah mencatat, ada banyak peduduknya yang bisa berbicara dengan
hewan, saling memahami. Itu kemampuan yang unik sekali.

Karena penduduk
Klan Polaris melupakannya sejak lama. Mereka lebih terpesona dengan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Peradaban mereka melesat, canggih, hebat, modern,
spektakuler istilahnya. Mereka melupakan kemampuan unik bangsa Klan Polaris
asli. Bicara dengan hewan. Kode gentik itu masih ada dan diturunkan dalam
siklus tertentu. Salah satu anak yang beruntung adalah N-ou, bocah berusian
enam tahun yang dipisahkan dari kedua orangtuanya karena tidak lolos seleksi
pemeriksaan di gerbang menuju klan Polaris bagian kedua. N-ou terdeteksi
kedapatan virus dalam tubuhnya, sehingga ia dikembalikan ke tempat semula ia
tinggal, di kota E-um.

Kota tempat ia
tinggal sudah hancur, berantakan, tidak karuan, akibat pandemi. Orang-orang
yang merengek ingin diselamatkan menggunakan benda terbang, tapi ditolak karena
tubuh mereka sudah terinfeksi virus justru membuat kekacuan.

N-ou di letakkan
dalam sebuah gedung yang sudah berantakan. Dari sinilah awal bertemu Si Putih,
kucing ini yang menolong dirinya dari memberikan selimut agar tidak kedinginan,
memberi makan, mencarikan air sehingga N-ou bisa kembali pulih dari virus yang
menyerang tubuhnya.

N-ou bertekad
untuk mencari orang tuanya dengan mencari cara agar mampu menembus dinding kuat
itu, bersama Si Putih ia mencari cara bagaimana menembus dinding itu, hasilnya
nihil selama lima tahun.

Akhirnya ia
menghentikan keinginanya, dan memulai petualangan mempelajari Klan Polaris
bersama Si Putih dengan mengendarai kapsul canggih yang terparkir rapi tidak
ada pemiliknya. Petualangan dimulai melewati hutan, selama ini dia mengira
tidak akan ada penduduk ternyata ia menemukan gubuk tua. N-ou sudah menyadari
akan ada bahaya menyerang gubuk tua itu, dengan segera menyelamatkan sosok
orang tua di dalam gubuk tua. Ternyata orang tua itu sangat cerewet, sulit
sekalai dievakuasi.

Dari kejadian
itulah rombongan petualangan mereka bermbah satu. B-rham namanya alias Pak Tua.
petualangan mereka semakin seru, menegangkan bahkan menyeramkan. Puncaknya
adalah rombongan mereka tidak sengaja bertarung dengan pengendali hewan dan
berhasil mengalahkannya.

Ada yang unik,
tempat mereka bepetualang adalah kota-kota tanpa teknologi alias masih primitif
salah satunya dengan kekuasaan mereka diatur oleh pengendali hewan.

Diceritakan
sosok N-ou ini adalah anak yang tumbuh menjadi remaja cerdas, peduli dengan
siapapun sampai ia rela bertarung melawan Raja penguasa Gunung Timur demi nyawa
teman yang pernah ia kenal di kota E-um.

“Lucu sekali. Kamu
bilang kami kejam setelah kalian berkali-kali membakar, menebangi, menghancurkan
hutan. Aku menyaksikannya, ribuan tahun, kalianlah manusia yang kejam”. ‘ketua
tumbuhan rambat itu mendesis galak.

Apakah ia
berhasil? Berkat kebaikan dan ketulusannya, N-ou dan Si Putih berhasil
mengalahkan Raja Gunung Timur yang bertindak sewenang-wenangnya. Kekuasaan pun
diambil alih oleh pengendali hewan yang peduli dengan rakyat.

Apakah N-ou
masih memiliki harapan agar bisa menembus dinding itu? Ya dia sudah menemukan caranya.
Apakah ia berhasil masuk ke lorong Klan Polaris kedua itu? selengkapnya ada di
buku Si Putih. Cepetan kalian harus baca.

Ingat buku ini
belum tamat. Masih ada kelanjutannya wkwk

RINGKASAN  SINGKAT

Buku ini
membahas pandemi yang sama terjadi di Bumi. Ada percakapan membahas apakah
pandemi itu sebuah konpirasi kota modern. Memang luar biasa Tere Liye punya
jalan ninja untuk menyentil.

Selalu ada
perbandingan bahwa kota yang canggih, modern, spektakuler hanya melahirkan
malapetaka selanjutnya. Ia lebih menyukai tempat yang masih alami, tradisional
yang menjunjung tinggi adat kebiasaan mereka.

Kita bisa
mengambil pelajaran bahwa untuk menjadi hebat tidak mudah. Harus berani
berjuang terima resiko, teguh pendirian jika itu sebuah kebenaran. 

 

 



Source link

  • Bagikan