Selfie Berujung Maut, Dua Pelajar Asal bandung Tenggelam di Curug Rahong Cisewu Kab.Garut

  • Bagikan

Warga asal bandung tenggelam di curug rahong cisewu

Jabartrends.com – Lagi-lagi Curug Rahong atau Leuwi yang berada di bawah Curug Rahong kembali merenggut nyawa. Dua Pelajar SMK asal Baleendah kabupaten Bandung menjadi korban tenggelam di leuwi Rahong Kecamatan Cisewu kab. Garut hanya gara-gara berfoto selfie.

1. Muhammad Davin Aditya ( 17 tahun ) Alamat : Komplek Tirta Regency RT 01 RW 16 Desa langon Sari Kec. Pameungpeuk, Baleendah Bandung.

2. Sopyan Rizki ( 17 Tahun ) Alamat : Bandung

Dari beberapa informasi yang didapat pada hari Selasa 1 Juni 2021, telah terjadi kecelakaan maut di Leuwi Rahong Cisewu yang menyebabkan dua pelajar asal Bandung tenggelam.  Sebelumnya banyak warga yang menganggap bahwa kedua korban tersebut tenggelam akibat berenang di leuwi  sungai Rahong tersebut hingga akhirnya korban tenggelam. 

Warga yang berlokasi di sekitaran sungai Rahong Cisewu sudah tidak asing lagi dengan adanya korban tenggelam disana, Sebab kecelakan  akibat tenggelam di leuwi Rahong ini bukan hal pertama kali terjadi. Kecelakaan ini merupakan kecelakan yang terjadi ke sekian kalinya di leuwi rahong Cisewu. Setelah diselidiki hasil wawancara dari beberapa saksi yang melihat kejadian secara langsung ternyata yang mengakibatkan dua pelajar asal bandung tenggelam di leuwi rahong Cisewu ini terjadi hanya gara-gara berselfie atau berswafoto di atas bebatuan yang berada di area leuwi Rahong Cisewu.

Kronologi peristiwa dua pelajar asal bandung tenggelam di leuwi Rahong ini bermula ketika Sopian dan Davin pulang beserta kedua temannya yang bernama Dendi ( 17 ) dan Desi ( 20 ) dari pantai Rancabuaya dan di perjalanan menuju pulang seketika Mereka mampir dulu ke sungai Rahong Cisewu untuk berfoto-foto.

Dendi menjelaskan bahwa dirinya beserta kawan-kawannya baru saja pulang dari Pantai Rancabuaya. Mereka berangkat dari bandung pada hari senin kemudian bermalam di Pantai Rancabuaya kemudian besoknya pada hari Selasa 1 Juni 2021 mereka pulang dan mampir dulu ke Sungai Rahong untuk beristirahat sejenak dan berswafoto.

Setelah dimintai keterangan terkait peristiwa tenggelamnya kedua korban yang bernama Sopian dan Davin, salahsatu temannya yang bernama Dendi menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang pertama kali terpeleset jatuh dan tenggelam adalah Davin. Sementara temannya yang bernama Sopian berinisiatif untuk menolong Davin namun usahannya gagal, Sopyan telah berusaha semaksimal mungkin untuk menolong Davin namun naas ia juga ikut terpeleset dan jatuh ke dalam Leuwi Curug Rahong hingga akhirnya ikut tenggelam.

Faktor penyebab terpelesetnya Davin kedalam Leuwi Curug Rahong tersebut disebabkan karena ia saat berfoto-foto menginjak bebatuan yang licin. Faktor lain yang menyebabkan Davin tidak bisa berhasil lolos menyelamatkan diri dari Leuwi Rahong ini karena derasnya air dari Curug Rahong dan Dalamnya Leuwi Rahong yang terbentuk. Tidak hanya itu, struktur bebatuan di Leuwi Rahong ini memiliki bentuk seperti goa atau ada semacam ruangan-ruangan cekung di sekitar tepi leuwi tersebut sehingga korban yang masuk ke dalam leuwi ini akan berkemungkinan masuk ke area goa tersebut dan susah untuk keluar karena ada tekanan arus air yang menyeretnya kedalam.

Setelah dilakukan beberapa tahap pencarian oleh beberapa temannya dan masyarakat sekitar akhirnya korban yang pertamakali ditemukan adalah Sopian Rizki. Ia berhasil ditemukan beberapa saat setelah terjatuh. Dan korban kedua yang bernama David masih dalam tahap pencarian.

Kemudian beberapa jam setelah dilakukan pencarian korban selanjutnya akhirnya David berhasil ditemukan sekitar waktu Dzuhur. 

dua orang asal bandung terjatuh dan tenggelam di sungai Leuwi Curug Rahong Cisewu

Setelah semua korban ditemukan, kedua jenazah pelajar asal bandung yang tenggelam di leuwi rahong Cisewu Kab. Garut ini langsung dibawa ke Puskesmas Cisewu. kata kabid BPBD kabupaten garut, Tubagus Agus Sofyan.



Source link

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *