//

4 Komika Asal Jawa, Berani Kritik Kebijakan Pemerintah

  • Bagikan


 

Dunia komedi tak
lain adalah hiburan masyarakat semua kalangan tak terkecuali, setiap orang
jelas menginginkan hiburan, aksi lucu sebagai bentuk apreasiasi dirinya sendiri
untuk melepas penat beragam masalah yang dihadapi. Kalau komedi indentik
dilakukan secara bersama-sama dalam bentuk teatrikal, lain hal dengan stand
up comedy
yang dilakukan sendirian. Stand up comedy atau lawakan
tunggal pertama kali tayang di Metro TV, kemudian Kompas TV mengemas dalam
bentuk kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI).

Bahas-bahas stand
up
jadi keinget teman SMA ku dulu, namanya Iqbal, dia ini icon istilahnya
maskotnya kelas bahkan satu sekolahan. Setiap obrolan kalau ada dia pasti
ujung-ujungnya ngelucu, padahal dia posisi sendirian bisa ketawa semua
teman-temannya. Karena kelihaian dia bisa bikin ketawa teman-teman apalagi
cewek-cewek dengan mudah ia sering dapat sarapan gratis dari teman-teman cewek,
imbalan dari lelucon dia itu. Bahkan guru-guru pun sering dibikin dia tertawa
habis-habisan, emang udah jelas bakat dia. Tapi ya itu jadi keinget lagi
kecerdasan orang itu berbeda-beda, Iqbal ini jago banget bikin orang ketawa
tapi untuk masalah pelajaran jangan ditanya, sering minta contekan ke aku wkwk.
Tapi alhamdulillah sekarang kabar yang berhembus ia sudah sukses menjadi MC,
presenter di event-event, bahkan televisi lokal. Emang ya nasib orang lima
tahun ke depan nggak ada yang tahu, yang dulunya sering nyontek di kelas,
sekarang nasibnya lebih mujur dibanding anak dulunya selalu rangking 1, betul?
Itu sekarang kejadian nyata teman gua sendiri hihi.

Bahasa gampangnya
melucu sendiri, stand up comedy tidak sekadar menghibur tapi komedi
cerdas. Dimulai sekitra tahun 1800 di Amerika ada pertunjukan teater bernama
“The Minstreal Show” yang diselenggarakan oleh Thomas Dartmouth “Daddy”. Sayangnya
acara ini dianggap mengandung unsur rasisme, nggak jarang para komic
menghitamkan mukanya untuk mengejek orang berkulit hitam. Karena saat itu
speaker belum ada, para komik melucu dengan cara “Slapstick” atau lebih dikenal
dengan pyhsical joke semaca oveje, acara ini bertahan hingga memasuki abad
ke-20.

Lenny Bruce yang
menginspirasi George Carlin untuk menjadi komedian, yang akhirnya menjadi
komedian terbesar dan paling terkenal saat itu.

Kalau sejarah stand
up comedy
Indonesia sendiri berawal dari Alm Taufik Savalas, lewat acaranya
comedy cafe dan Ramon Papan sebagai pemilik Comedy Cafe yang sekarang
dinobatkan sebagai baapk stand up comedy Indonesia. Saat itu stand up comedy
masih kalah pamor dengan Srimulat dan Ngelaba. Tapi tidak behenti disitu, para
komedian kenamaan Panji Pragiwaksono, Raditya Dika, itu berpartisipasi dalam
kemajuan stand up comedy indonesia dan sekarang imbasnya bisa kita lihat
menjamur dolor stand up comedy. Tentunya dengan teknik-teknik berstand-up.   

Berikut adalah
rangkuman para komika yang gaya, penyajian materi dinilai nyentrik versi
kuratailmu:

Akbar

Insan Nur Akbar
nama lengkapnya, asli orang Sidoarjo ini namanya mulai dikenal semenjak mengisi
acara guyonan becak ter-ter di JTV. Namanya semakin tenar setelah menjadi
finalis Stand Up Comedy Indonesia Season 2 yang ditayangkan di Kompas TV
tahun 2011. Ia lulusan STIESIA (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi), kalau
dilihat-lihat dari jurusan kuliahnya, kagak ada nyambungnya masuk dunia stand
up comedy haha. Nyatanya stereotip pekerjaan tak harus sejalan jurusan kuliah
benar adanya haha, Akbar contohnya ia punya hasrat jadi pelawak sedari duduk di
bangku sekolah. Pertama kali juara pada program komedi di Jawa Pos Media
Televisi (JTV). Ia juga tergabung grup lawak bernama Kentrunk Fungky beranggotakan
Risal, Wasis, Sugeng. Program komedi yang mereka bawakan mirip dengan Opera Van
Java. 

Sering tampil di
TV membuat dia sering menerima order MC, puncaknya 2011 Akbar mengikuti audisi
stand up comedy Indonesia Kompas TV season 2, lolos 13 besar, berhasil menuju
grand final, sayang Akbar harus menjadi runner up, kalah dari Ryan Adriandhy.

Ciri Khas

Setiap komika
pasti memiliki identitas, keunikan masing-masing, termasuk si Akbar ini ciri
khasnya adalah pintar bermain kata-kata. Halah sama aja, main komedy ya
harus gitu harus pinter plesetan, eits jangan salah komika satu ini berbeda.
Materi-materi kritis yang ia bawa diatas panggung hampir selalu sukses bikin
juri stand applause dan mendapat komentas kompor gas dari om Indro warkop.

Oke mari kita
ulas beberapa materi stand up yang pernah dibawakan Akbar. Materi yang
dibawakan Pramugari itu orang paling sabar, guru kalah sabar. Gaya lawakannya
seperti bermain drama, pintar sekali membawakannya, seolah-olah ia adalah
penumpang terdzolimi, pertama kopernya tertukar,

kedua sebagai
penumpang biasa sudah terbiasa tertindas kalau ada pejabat telat,

kalau pesawat
delay malah dikasih nasi kotak biar ngomelnya pindah ke nasi kotak bukan ke
pengelola bandara,

penumpang Indonesia
cenderung pamer kalau naik pesawat, baru sampai bandara bikin status hello
Soekarno Hatta, hello Juanda, pernah naik bis bikin status hello Gambir, hello
Pulo Gadung,  andai status KTP bisa
diganti nama akbar status just landing,

saat
pramugari menjelaskan aturan dalam pesawat, para penumpang ngomong
sendiri-sendiri, kenapa? Karena pramugari tidak penah menyuruh penumpang untuk
mendegarkan haha.

Coba aja
kalau pramugari galaknya seperti guru, tadi sabuknya di apain mbak?
Pramugarinya jawab kamu tidak mendengarkan, keluar kamu!!! Itu buktinya guru
kalah sabar dengan pramugari.

Materi itu
dibawakan Akbar di grand final, permainan akting dan repetisi, budaya, plesetan
kata-kata lokal genius, memplesetkan stereotip, memplesetkan logika itu keren
banget, komika lain belum ada yang bisa menandingi lawakan plesetan Akbar.
Berani drama, nyindir kebijakan pemerintah, nyindir kondisi status sosial
masyarakat terpinggirkan bisa jadi lawakan top markotop. Lalu pantas untuk
ditertawakan? Nyatanya dengan cara itu para pejabat mungkin bisa bangun dari
tidur nyenyaknya.

Banyak netizen
memberikan komentar, its not funny but emotional, materi yang dibawakan
Akbar sangat menyentuh kondisi sosial masyakarakat seperti materi tentang rumah
sakit.
Biaya rumah sakit mahal, nggak Cuma mahal tapi mahal berkali-kali.

Pasien kalau
diperiksa itu giginya, kalau yang nyempil daging berarti orang kaya, kalau
nyempil tempe berarti orang miskin,

Terus dokter
ngecek matanya, eh matapencaharian ini miskin atau kaya?

Masayarakat
diberikan faslitas namanya Jamkesmas tapi susah harus kesana-kesini, ngurus
persyaratannya, pas persyaratannya lengkap pas pasiennya meninggal.

Kesenjangan
miskin dan kaya, orang kaya kalau sakit keluar negeri ngabisin biaya, orang
miskin sakit sudah sembuh keluar rumah sakit susah kurang biaya.

Orang sakit
kadang diberi obat tidur alasannya kalau sampai dia tahu biaya rumah sakit dia
nggak bakalan bisa tidur.

Kegagalan
adalah kesuksesan yang tertunda, bagi dokter kegagalan adalah mati loh ya. dengan
gaya lawakan drama teatrikal memainkan repetisi seolah-olah menjenguk orang
sakit.

Stand up bukan
sekadar cara berfikir, potret, verbal, komik, tapi juga gaya gestur, stage
act
, nggak hanya diam. Jangan-jangan dulu yang menemukan stand up comedy harus
belajar dengan Akbar dulu, begitu komentar Indro warkop. 

Para juri stand
up comedy Indonesia season 2 menurut saya cocok dan sesuai dengan bidangnya,
diataranya: Indro Warkop, Astri Tiar, Feni Rose, Om Butet kartaredjasa, berbeda
dengan para juri di SUCA acara tv sebelah, mohon maaf komentar yang diberikan
jatuhnya bukan membangun tapi lebih menjatuhkan atau meroasting.

“Dan saya senang
sekali Indonesia bisa mengumpulkan emas di Sea Games karena apa? hanya
dari sea games kita bisa punya banyak emas di Freeport, di Irian kita tidak
kebagian emas”.

“Di Arab pencuri
sandal di potong tangannya, di Indonesia di potong masa tahanannya. Di cina
koruptor digantung kepalanya, di indonesia koruptor digantung kasusnya”.

 

Dzawin

Dzawin Nur Ikram
nama lengkapnya, laki-laki kelahiran Bogor 22 Agustus 1991 adalah lulusan
pesantren dulunya, makanya tak heran materi-materi yang dibawakan tidak
jauh-jauh seputar pondok. Mahasiswa lulusan UIN Jakarta Ciputat lolos menembus
tiga besar di SUCI 4 Kompas TV. 

Berenergik plus
tempo bicara yang cepat tetapi masih bisa dimengerti, lawan mainnya si Abdur
Arsyad. Selama menjadi peserta sering bertengkat, mengejek, meledek dengan
sebutan komodo jablay hahaha, ya jelas lah si Abdur asalnya NTT.

Ada materi
menggelitik: lho tau kan preman pasar?

Tukang daging
dong? Duit duit dong !!!

Wah siapa loh? Anggota
DPR bang

Kenapa kok saya
nggak jadi malak?

Maaf ya pak
bukan apa apa pak

Maaf pak saya
ini premasan pasar biasa malak uang halal, kalau saya malak bapak dosanya dobel.

Ya kali
preman pasar malak preman negara

Tretan Muslim

Nama aslinya
Aditya Muslim asal Bangkalan Madura Jawa Timur.  Pria kelahiran 30 tahun lalu lulusan Stand Up
comedy Indonesia season tiga 2013, sayang dia harus tereleminasi di babak ke-6.
Keluar dari SUCA ia bersama pelawak lainnya membentuk trio komika “Overacting”
dan sudah melakukan tour bersama. Setelah SUCA 3 Muslim pindah ke Jakarta
melanjutan studi Kesehatan Masyarakat di Universitas Esa Unggul. Kemudian
muslim menjadi youtuber dengan akun Tretan Universe” yang terkenal dengan
beberapa program komedi diantaranya Tretan Barber Soup yang mana ia menjadi
seorang tukang cukur dan Last Hope Kitchen ia menjadi seorang koki memasak
makanan dengan cara ala anak kos. 

Ciri Khas

Seperti orang
Madura kebanyakan, dimanapun tempatnya orang Madura tak lupa dengan bahasa
daerahnya. Materi-materi yang dibawakan Muslim lebih ke arah keresahan kaumnya
sendiri, maksudnya orang madura setiap tampil di ftv, drama, teatrikal di
televisi selalu jadi tukang sate. Oleh karena itu lewat dirinya lah madura
bakal dapat kemajuan kalau tampil di tv. Saat tampil di SUCA ia memperkenalkan
gelar MM yang artinya Madura Move On, sebagai perwujudan merubah stigma peran
orang madura saat tampil di televisi.

Nama Tretan Muslim
cukup viral dan terkenal setelah ia menjadi bintang di channel youtube cehef
Arnold berjudul The Dark Chef Indonesia. Dalam konten itu ia berperan
seolah-olah menjadi peserta masterchef indonesia, tretan muslim menjadi
satu-satunya peserta beragama muslim diantara kedua peserta lainnya. Ia memberikan jokes
menampar tidak ada lagi harta tahta Renata, yang ada sholat sholat sholat.

Baru-baru ini ia
berani membuat beberapa konten menyindir di instagram, tentang kegiatan PPKM.
Dalam video berdurasi 1 menit itu digambarkan seperti dunia game, yah maklum
dia sekarang pro gamers makanya konten sindirannya pakai game gitu.

Ada lagi konten
tretan muslim yang bikin geli umat indonesia, itu ada di konten twitternya,
Tretan Muslim dengan bahasa sarkasnya ia mengungkapkan senang sekali mengurus
administrasi di Indonesia daripada di Irlandia yang ribet. Ia menjelaskan lebih
senang mengurus KTP di Indonesia karena masih menggunkaan banyak fotocopyan,
itu artinya masih mengangungkan penggunaan kertas. Ah lucunya cuitan orang
madura ini.

Kiky Saputri

Siapa sih yang nggak
kenal dengan komedian sekaligus artis cewek satu ini, sering wara-wiri di
televisi, teman dekat Ibu Susi mantan menteri kelautan. Bisa dibilang komedian
satu ini cukup sering mendapat job roasting depan para pejabat besar. Salah
satu konten yang viral ia berani terang-terangan roasting Kemenlu, Fadli Zon,
menteri BUMN, Menkominfo, uwhh punya nyali dan bekingan kuat cewek satu
ini. Perempuan kelahiran 27 tahun lalu ini dulunya adalah seorang guru, kalian
yang pernah lihat stand up dia bercerita keluh kesah dia sebagai guru honorer
dengan gaji 600.000 ribu rupiah dalam sebulan. Yah sama kayak saya dong mbak
hehe. 

Finalis Stand Up
Comedy Academy (musim 4) di Indosiar tahun 2014 namanya semakin mencuat setelah
berperan sebagai Neti di seris Imperfect: karir, cinta dan timbangan.

Baru-baru ini ia
menambah daftar artis komedian yang suka nyindir pemerintah lewat video reels
instagram. Ramai-ramai warganet menuai pro kontra video reels Kiky, pendapat
kalian bagaimana? Kalau pendapatku yaudahlah bagus, Kiky sudah punya nama di
dunia hiburan ada lah kemungkinan besar didengar orang yang disana, daripada
aku yang disini anak rumahan nggak kenal siapa-siapa, mau nyindir juga nggak
bakalan di dengar haha.

Terlepas dari
materi stand up yang ia bawakan kadang-kadang cenderung ke arah keresahan
bagian tubuhnya sendiri, untuk masalah keberanian bisa diadu nyalinya.

Stand up comedy
atau lawakan tunggal memang aksi yang pas untuk menyindir keadaan ya bisa
dibilang mengenaskan saat ini, bukan beberapa lagi banyak orang – orang lebih
menggunakan cara stand up via video untuk menyindir kondisi saat negri ini.
baru-baru ini komedian cak lontong mengatakan “kita kebingungan mau melawak,
karena negeri ini sudah cukup menggelikan tanpa harus disajikan” haha…..

Kedepannya stand
up nggak hanya ajang untuk masuk  dunia
hiburan tanah air, bisa jadi jalan bagi anak bangsa terus kreatif, inovasi
memberikan ide kritik dan terus mengingatkan dan mengawal janji para pemegang
jabatan eksekutif dibalik pagar tinggi nan jauh disana.



Source link

  • Bagikan