//

Sekilas KRI Pollux 935 ~ Indonesia Teknologi

  • Bagikan


KRI Pollux 935, merupakan PC 40 class [TNI AL] ⍟

Kemarin KSAL telah meresmikan KRI produk dalam negeri PT Karimun Anugerah Sejati sebagai kekuatan baru memperkuat armada tempur TNI Angkatan Laut (AL) khususnya Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal).

Kapal perang ini juga dipersenjatai meriam 30 mm dan 12,7 mm serta mampu mengangkut 37 ABK.

KRI Pollux-935 merupakan jenis kapal Patroli Cepat (PC) 40 meter yang memiliki spesifikasi panjang 45,50 meter, lebar 7,90 meter, tinggi 4,25 meter dan draft 2,20 meter dengan bobot 220 ton. Kecepatan maksimum mencapai 27 knots, kecepatan jelajah 20 knots dan kecepatan ekonomis 15 knots.

Mengutip dari indomiliter, Senjata yang digunakan sebagai senjata utama adalah Seahawk LW30M A1 adalah produksi MSI Defence (MSI-DS) buatan Inggris.


Selain dapat diintegrasikan dengan CMS (Combat Management System) dan mode pengoperasian manual, senjata ini juga dapat dioperasikan secara remote, serta dibekali dengan beragam sensor canggih dalam satu paket, diantaranya kamera bersensifitas tinggi yang dapat menangkap gambar dengan kondisi pencahayaan rendah, thermal imager, dan laser range finder. Dan dapat ditambahkan rudal jarak pendek sebagai senjata pertahanan udara menjadi varian sigma.

Komponen utama pada Seahawk LW30M A1 adalah laras ATK Mk44 Bushmaster II kaliber 30×173 mm. Dilengkapi dengan gyro stabilization, meriam ini dapat mengkompensasi dan menjamin akurasi tembakan di kondisi laut yang bergelombang. Seahawk LW30M A1 sendiri mengusung desain meriam dengan dual feed system yang dilengkapi dengan dua kotak magazine, dimana masing-masing berisi 100 munisi dengan total 240 munisi termasuk 40 terpasang di chute.

Dari sisi performa, meriam Seahawk LW30M A1 punya kecepatan tembak (rapid mode) 200 proyektil per menit dengan jarak tembak efektif maksimum mencapai 4,5 kilometer.


Sementara itu, pemberian nama Pollux-935 berdasarkan nama bintang yang paling terang dan paling mudah dikenali dalam rasi bintang Gemini yang juga merupakan salah satu dari 20 bintang paling terang di langit.

Secara etimologi, nama Pollux merujuk kepada legenda si kembar Castor dan Pollux, anak dari Leda. Bangsa Arab menamakan bintang ini Al-Ras al-Tau’am al-Mu’akhar, yang berfaedah, Kepala si Kembar Kedua. Menurut sejarah, bangsa China mengenal Pollux sebagai Yang, sebuah prinsip lawas tentang ketergantungan pada alam semesta.

Dikutip dari laman p2k.unkris.ac.id, Castor dan Pollux adalah bintang si kembar di langit yang membuat Gemini menjadi nama rasi tempat mereka berada. Gemini sendiri adalah bahasa Latin sebagai si kembar. Meski namanya mirip, namun fisiknya sama sekali tidak mirip. Castor adalah sistem bintang enam yang terdiri dari bintang biru keputihan tipe A yang panas dan bintang katai merah, sedangkan Pollux adalah bintang yang berdiri sendiri, bintang raksasa jingga.

Pollux sebagai nama untuk KRI Pollux – 935, juga disebut Beta Geminorum, yaitu bintang raksasa jingga yang berada pada jarak 34 tahun cahaya dari Bumi, berada di rasi Gemini. Pollux termasuk bintang tercerah di langit malam, juga tercerah di rasi, jika dibandingkan dengan kembarannya alpha Geminorum. Bintang ini memiliki radius 8.8 kali, dan kecemerlangannya berkisar 32 kali Matahari. Karena Pollux lebih masif daripada Matahari, bintang ini diperkirakan lebih tua daripada Matahari.



Source link

  • Bagikan