Berita  

13 Santriwati diperkosa Oknum Guru Pesantren di Bandung Jawa Barat , Hingga Ada 2 Kali Melahirkan

20211213 142203 1

proHRD.org-  13 santriwati diperkosa oleh seorang oknum guru pesantren di Bandung Jawa Barat , bahkan ada salah satu dari santri tersebut melahirkan anak sampai 2 kali.

13 Santriwati diperkosa Oknum Guru Pesantren di Bandung Jawa Barat

13 Santriwati Diperkosa Oknum Guru Pesantren Di Bandung Jawa Barat
Gambar ilustrasi / dok.pixabay

Sudah belasaan santri diperkosa oknum guru pesantren berinisial HW  di Bandung Jawa Barat.

Baca juga : Link Nonton Gratis Drama Korea Selain IndoXXI dan Drakorindo terbaru 2021, Cek disini

Baca juga : Link Nonton dan Sinopsis Film Yuni 2021 Sub Tiltel Indonesia

Seperti yang di ketahui dari informasi yang beredar bawa ada salah satu santri yang diperkosa melahirkan anak sampai 2 kali.

HW adalah seorang oknum guru di salah satu pesantren di Bandung memperkosa santriwati sejak 2016 hingga 2021 .

Oknum guru pesantren tersebut kurang lebih telah menyetubuhi kurang lebih 13 santriwati yang masih di bawah umur delapan di antranya sampai melahirkan.

Baca juga : Lirik Lagu Top Topan dinyanyikan oleh Miqbal GA, Lengkap Dengan Terjemaahan Bahasa Indonesia

Aksi bejadnya berinisial HW tersebut awalnya tidal ketahuan . Namun, setelah diketahui salah satu Anggota Komite Solidaritas Pelindungan Perempuan dan Anak ( KSPAA) DPP PSI menceritakan dengan seksama kasus ini di media hingga menjadi viral .

Dalam unggahannya itu disebutkan, pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban dan orang tua saksi santriwati pondok yang diampu oleh HW. Dari loporan tersebut, diketahui bahwa perbuatan HW dilakukan kepada korban yang berusia 13-16 tahun.

Ketua DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosaphat, membenarkan adanya kasus tersebut. Kejatahan kemanusiaan ini, lanjut Yoel, sedang dikawal secara bersamaan oleh DPP PSI dan DPD PSI Kota Bandung.

“ Terus ada yang dua kali melahirkan,” kata Yoel Yosaphat saat dikonfirmasi oleh wartawan Rabu, 8 Desember 2021.

Baca Juga  Daftar Paket Chat Tri Buat Kamu Tri yang Ingin Berhemat

Yoel mengaku mendapat kabar buruk ini sekitar 2-3 bulan yang lalu. Awal mulanya dia mendengar cerita dari warga di sekitar pondok pesantren tersebut.

Setelah mendapati indentitas korban, pihaknya langsung klarifikasi dengan bertemu saksi dan para korban untuk menanyakan lebih detail terkait kronologi kejadiannya.

“Kebanyakan korban dari luar Kota Bandung. Yang bisa kami temui itu yang di luar Kota Bandung, di Garut,”  katanya

Pihaknya bersama KSPPA PSI juga telah melakukan audiensi ke UPTD PPA Jabar untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

HW sendiri telah ditangkap dan tengah menjalani persidangan atas perilakunya. Dia disangkakan dengan Pasal 81 ayat 1 dan 3 Jo pasal 76 D UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 65 (1) KUHP.