//

80 Model Soal Psikotes Dan Kunci Jawabannya (lengkap)

  • Bagikan

9k=

Contoh Soal Psikotes – Saat akan memasuki perguruan tinggi atau sekolah, seseorang akan dihadapkan dengan ujian masuk. Psikotest atau tes psikologi merupakan galat satu tes yang akan diujikan berdasarkan kumpulan tes lain. Tes ini memberikan tantangan tersendiri bagi mereka yang akan ujian. Oleh karenanya sebelum ujian, perlu melatih diri dengan mengerjakan contoh soal psikotes.

Memang tidak seluruh perguruan tinggi atau sekolah-sekolah menerapkan psikotes pada calon mahasiswa baru. Oleh karenanya, seorang perlu mencari tahu terlebih dahulu apakah sebuah perguruan tinggi atau sekolah memberlakukan ujian psikotes atau tidak. Penting bagi seorang buat tahu liputan ini supaya mudah mempersiapkan diri menghadapi psikotes.

Bukan hanya buat ujian masuk perguruan tinggi, seseorang akan menghadapi psikotest waktu akan melamar kerja pada sebuah perusahaan atau instansi. Hampir semua perusahaan menerapkan psikotes bagi calon karyawannya buat menentukan posisi atau layak tidaknya calon karyawan bekerja di perusahaan tadi.

Penting bagi sebuah perusahaan buat mengetahui sejauh mana taraf intelegensi calon karyawannya. Oleh karena itu perusahaan nir sembarangan mendapat calon karyawan. Biasanya dilakukan seleksi ketat buat menyaring calon karyawan yang terbaik diantara pelamar yang melamar. anugerah tes merupakan salah satu indikator kelulusan karyawan.

Hal ini menunjukkan pentingnya buat melatih diri menggunakan mengerjakan model soal psikotes. Latihan yg intensif dalam mengerjakan model soal psikotes memberikan bekal dan gambaran seperti apa soal yg akan dihadapi ketika mendaftar di perguruan tinggi maupun perusahaan. Soal psikotes umumnya berupa tes logika, penalaran, aritamtika, gambar, & sebagainya.Pengertian Psikotes

Psikotes dari berdasarkan kata physico yang artinya mental fisik yang dimiliki seorang manusia, sedangkan tes merupakan ujian. Jadi psikotes merupakan metode atau alat yg digunakan untuk mengukur potensi psikologi baik mental, sikap, kepribadian dan unsur lain menurut individu yang melakukan tes tadi.

Kualitas individu pada wawasan serta ilmu pengetahuan nir hanya sebagai penentu output psikotes semata, melainkan termasuk didalamnya kualitas bakat, sikap, kepribadian, dan norma yang sinkron menggunakan kriteria eksklusif. Contohnya saja dalam output evaluasi tes psikologis yg dilakukan pada calon mahasiswa pendidikan kedokteran nir sama menggunakan penilaian output tes psikologis yang dilakukan oleh akademi kepolisian.

Tes psikologi didukung dengan sistem atau alat dengan kategori khusus, serta hanya sanggup dipakai oleh seseorang yg memiliki spesifikasi ilmu dalam bidang tersebut, dalam hal ini bidang psikotes. Psikotest yg dilaksanakan mampu menampakan kepribadian dan sikap yg sesungguhnya menurut sisi interest, kecerdasan, personality, dan pula tingkah laris yang dimiliki seorang.Jenis Psikotes

Pada dasarnya psikotes mempunyai poly jenis & bentuk. Tetapi hanya ada beberapa yang lazim digunakan sebagai seleksi ujian masuk perguruan tinggi atau pun perusahaan. Setiap orang yang ingin mendaftar pekerjaan perlu mengetahui dan tahu jenis tes ini buat mempermudah buat mencari model soal psikotes menjadi referensi & bahan latihan.1. Tes Psikologi Penalaran Logika Aritmatika

Tes menggunakan jenis psikologi penalaran nalar aritmatika biasanya meliputi deretan gambar 2D hingga 3D yg tersaji pada beberapa gambar atau deret nomor yang mempunyai pola tersendiri. Tujuan berdasarkan diadakannya tes penalaran adalah buat mengetahui sejauh mana kemampuan Analisa & pemahaman seorang pada pola-pola tertentu.

Psikotes dengan jenis ini hasilnya tentu sangat bermanfaat bagi perusahaan. Lantaran melalui diselenggarakannya psikotes, perusahaan dapat mengetahui kemampuan calon karyawan dalam menganalisa dan memahami pola-pola eksklusif. Hal ini menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan buat mendapatkan karyawan sesuai standar yg diperlukan.

Dalam pengerjaannya, diperlukan trik khusus buat menyelesaikan soal tersebut. Beberapa tips yg bisa dipakai dalam mengerjakan model soal psikotes penalaran akal & aritmatika yakni, pertama jangan membuang-buang ketika dengan memfokuskan diri pada satu soal saja, karena pada pengerjaan tes diberlakukan waktu yg terbatas.

Kedua, jangan terlalu fokus hanya dalam deret hitung atau deret ukur dalam soal perhitungan. Sebaiknya lihat seluruh angka-nomor yang dipaparkan menggunakan sisi pandang yg lebih luas. Karena dalam soal menggunakan deret angka yg mempunyai jumlah angka yg Panjang, hanya melihat tiga-5 angka saja tidak akan menjamin bisa memberi jawaban yang benar.

Lebih Lengkapnya Bisa Lihat Disini : Aritmatika2. Tes Psikologi “Test Wartegg”

apabila dibaca sekilas jenis tes ini memiliki nama yang unik & tidak asing. Tetapi anugerah nama Tes Wartegg sendiri dikarenakan penemu berdasarkan jenis tes ini merupakan seseorang psikolog berasal Jerman, Ehrig Wartegg. Tes jenis ini disajikan dalam bentuk gambar lebih tepatnya kotak. Dalam penyelenggaraan tes wartegg umumnya akan terdapat 8 kotak yg memiliki pola yg berbeda-beda.

Kotak-kotak tadi mempunyai pola & arti tersendiri pada tiap kotaknya. Pola tadi seperti pola titik kecil yang menggambarkan kelincahan atau sental dari sesuatu, garis tegak lurus berjejeran yang menerangkan hasrat buat memperbaiki tangga (coba gambar tangga), garis tegak lurus yg menggambarkan ketepatan pada memecahkan kasus.

Selai itu terdapat juga pola garis melengkung yang mempunyai arti kebijaksanaan & kebesaran, kotak hitam kecil yang mencerminkan konstruksi yang sangat kuat, serta jajaran titik yg mendeskripsikan perlakuan kehati-hatian terhadap suatu hal. Pola ini memberitahuakn kepribadian yang dimiliki seseorang.

Untuk cara kerjanya bisa mengikuti tips berikut yaitu : 1) mengusahakan kertas ujian dalam syarat bersih, dua) apabila ingin memulai, jangan mulai menurut kotak angka 5 lantaran berdasarkan ilmu psikologis bahwa kemungkinan orang yang mengerjakan menurut angka 5 mempunyai kelainan seksual, tiga) kerjakan menggunakan berurutan jangan terlalu berantakan (1,2,5,tiga,4,6,8,7), 4) pahami makna setiap kotak.

Lebih Lengkapnya Bisa Lihat Disini : Test Wartegg3. Tes Psikologi “Analog Verbal Test”

Tes jenis ini memuat soal-soal analog, antonym & sinonim dari suatu istilah yang biasanya terdiri menurut 40 soal tes. Fungsi tes ini merupakan buat mengetahui kemampuan seorang bila dihadapkan dengan suatu syarat tertentu. Selain itu tes ini jua berfungsi sebagai evaluasi terhadap seberapa jauh seorang menerka & tahu hubungan kausalitas menurut suatu masalah.

Cara mengerjakan tes ini tidaklah mudah. Seseorang perlu berkonsetrasi & memfungsikan nalar semaksimal mungkin terhadap istilah yg tersaji. Namun bila seseorang memiliki kasus menggunakan konsentrasi dan logikanya, cara lain yg dapat dilakukan yakni dengan menghafalkan beberapa model soal psikotes yg serupa. Lantaran umumnya soal yg diberikan memiliki kemiripan.4. Tes Psikologi DAM Tes (Draw A Man)

misalnya terjemahannya dalam Bahasa Indonesia, pada tes DAM peserta ujian diharuskan buat mengerjakan tes dengan menggambar sosok insan yg lalu dideskripsikan jenis kelamin, usia, dan kegiatan berdasarkan gambar tersebut. Tes ini berfungsi sebagai cara buat mengetahui kepercayaan diri seorang, tanggung jawab, kesetiaan, dan kestabilan karyawan dalam bekerja.

Untuk mengerjakan soal ini supaya lebih gampang, pertama-tama gambar seseorang yang sedang melakukan aktivitas misalnya seorang petani yg membajak sawah. Kedua gambar manusia secara menyeluruh, jangan hanya meanggambar separuh badan serta selalu perhatikan detail gambar misalnya mata, hidung, telinga dan verbal.lima. Edwards Personal Preference Schedule Test (EPPS)

Berikutnya adalah tes EPPS atau biasa jua dianggap tes pauli. Tes ini berfungsi buat menunjukkan secara lebih lebih jelasnya jari diri & kepribadian seorang. Biasanya jumlah pada tes ini sebanyak 225 soal yg masing-masing soal hanya masih ada dua opsi jawaban yakni A & B. Pilihan yang jawaban yang dipilih umumnya memperlihatkan kesesuaian kepribadian yg dimiliki sang seseorang.

Yang perlu diperhatikan bahwa semua soal wajib dijawab walaupun dalam pilihan jawaban yang tersedia nir memberitahuakn kepribadian seseorang yang sebenarnya. Tes ini bukan tes yg menunjukkan sahih atau salah , melainkan penampakan kepribadian seorang yg sebenarnya berdasarkan pilihan jawaban yang diberikan.

Tujuan menurut diadakannya tes jenis ini merupakan supaya perusahaan dapa menyeleksi orang-orang yg memiliki kepribadian yang sesuai dan diperlukan oleh perusahaan. Lantaran kepribadian yang dimiliki seseorang sangat penting dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu perusahaan sangat selektif dalam menentukan orang yang akan ikut dalam memajukan perusahaan.

  • Bagikan