News  

Ardes Goenawan Bersuara Lagi Usai Timnas Indonesia Dihajar Thailand

Ardes Goenawan Bersuara Lagi Usai Timnas Indonesia Dihajar Thailand

Ardes Goenawan Bersuara Lagi Usai Timnas Indonesia Dihajar Thailand

Ardes Goenawan kembali bersuara soal Timnas Indonesia usai ‘Garuda’ kalah 0-4 dari Thailand di final Piala AFF 2020. Ardes menyebut bahwa nasionalisme bukan dilihat dari timnas.

Nama Ardes Goenawan sempat menjadi sorotan usai sang presenter memberikan komentar menohok soal Timnas Indonesia. Kala itu, Ardes meremehkan timnas dengan beranggapan bahwa timnas tak layak juara Piala AFF.

Lewat unggahan Instagram-nya, Ardes berterima kasih atas segala komentar yang sejalan maupun tidak. Menurutnya, dua hal itu tetap membawa manfaat.

”Terima kasih untuk teman-teman yang mendukung saya melalui pro opini karena secara tidak langsung memberikan saya motivasi untuk belajar lebih baik lagi ke depannya,” tulis Ardes, Kamis (30/12).

”Terima kasih juga untuk yang kontra opini, karena secara tidak langsung sudah menajamkan, mengasah saya untuk lebih kritis dan lihai dalam berkomunikasi sekaligus memperluas wawasan saya dengan pandangan baru,” lanjutnya.

Ardes juga menerangkan bahwa sifat nasionalisme bukan diukur dari tim nasional. Melainkan, bagaimana sesama anak bangsa bisa menghargai berbagai perbedaan latar belakang.

”Berkaitan dengan nasionalisme,kalau saya boleh jujur ini memang variabel abstrak yang sulit untuk dijelaskan dalam kata-kata,” terang Ardes.

”Namun, kalau saya boleh sedikit berpendapat, nasionalisme bukan masalah preferensi atau pro kontra pandangan terkait timnas sepak bola.”

”Melainkan bagaimana kita bisa menghargai keberagaman dan tidak menghakimi seseorang hanya melalui latar belakangnya: agama, etnis, suku dan ras,” jelas Ardes.

Sebelumnya, legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, turut mengomentari pernyataan Ardes yang salah satuna menyoroti terkait selebrasi yang berlebihan usai memastikan lolos ke final.

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Kurniawan Dwi Yulianto. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

“Merayakan hal tersebut [lolos ke final] sah-sah saja, karena itu suatu keberhasilan. Yang paling penting euforia itu tidak keterusan, artinya habis malam itu harus fokus lagi, konsentrasi lagi, karena bukan pertandingan terakhir. Masih ada dua laga lagi yang menentukan,” kata Kurniawan kepada kumparan.

Baca Juga  Tak Sembarang Orang Bisa Gendong Rayyanza, Nagita Berikan Syarat Ini Agar Bisa Sentuh Adik Rafathar

“Saya yakin dan percaya tim dan staff sudah memikirkan hal itu. Mereka pasti menjaga dan mengontrol mental, emosi, dan suasana dalam tim. Coach Shin sudah pahamlah bagaimana cara menjaga suasana di dalam tim, karena itu penting. Kalau merayakan, ya, sah-sah saja,” tambahnya.

Kekalahan 0-4 Indonesia dari Thailand membuat langkah ‘Garuda’ kian berat di leg kedua pada 1 Januari 2020 mendatang. Armada Shin Tae-yong setidaknya harus menang lima gol untuk merengkuh gelar juara Piala AFF 2020.