7 Fakta Sejarah Universitas Sumatera Utara (Usu) Yang Diresmikan Soekarno

Fakta Sejarah Universitas Sumatera Utara  7 Fakta Sejarah Universitas Sumatera Utara (Usu) Yang Diresmikan Soekarno

 Fakta Sejarah Universitas Sumatera Utara  7 Fakta Sejarah Universitas Sumatera Utara (Usu) Yang Diresmikan Soekarno
Sosiologi Info – Mau kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU) ? Nah yuk baca dahulu sejarah awal mula berdirinya pergurun tinggi negeri yang diresmikan oleh Presiden Soekarno menjadi kampus negeri ke 7 di Indonesia. 

Awal Mula Berdirinya Universitas Sumatera Utara (USU)

Kampus negeri ini menjadi jalan atau langkah pertama yang memberika  motivasi dan semangat terhadap masyarakat yang lain. 

Dimana USU sudah sukses memperlihatkan embrio terhadap masyarakat untuk mendirikan kampus negeri yang ada di daerahnya. 

Misalnya mirip di Aceh dan di Medan sendiri yang ikut termotivasinya karena berdirinya beberapa fakultas di Universitas Sumatera Utara (USU) saat itu. 

Lalu bagaimana sejarah awal mula berdirinya USU ? Berikut ini kami rangkum beberapa fakta sejarahnya. 

Fakta Pertama Gubernur Sumatera Utara Menjadi Pelopor Berdirinya Yayasan Universitas Sumatera Utara (USU)

Sejarahnya dimulai saat berdirinya Yayasan Universitas Sumatera Utara (USU) pada tanggal 4 Juni 1952. Dimana pendirian yayasan tersebut digagasan dan dipelopori oleh Gubernur Sumatera Utara. 

Menurutnya ini sebagai bentuk untuk memenuhi impian warga dan penduduk Sumatera Utara terkhususnya, dan untuk masyarakat Indonesia kebanyakan, dengan berdirinya universitas tersebut. 

Fakta Kedua Solidaritas dan Kebersamaan Mengumpulkan Dana Mendirikan Universitas

Pada zaman pendudukan Jepang, beberapa orang terkemuka di Medan termasuk Dr. Pirngadi dan Dr. T. Mansoer membuat rancangan akademi tinggi Kedokteran. 

Setelah kemerdekaan Indonesia, pemerintah mengangkat Dr. Mohd. Djamil di Bukit Tinggi sebagai ketua panitia. 

Setelah pemulihan kedaulatan akhir clash pada tahun 1947, Gubernur Abdul Hakim mengambil inisiatif merekomendasikan terhadap rakyat di seluruh Sumatera Utara menghimpun duit untuk pendirian suatu universitas di kawasan ini.

Fakta Ketiga Masyarakat Sumatera Utara Berhasil Mendirikan Fakultas Kedokteran

Baca Juga  11 Pengaruh Positif Tanda-Tanda Sosial Di Penduduk

Pada tanggal 31 Desember 1951 dibuat panitia persiapan pendirian perguruan tinggi tinggi yang diketuai oleh Dr. Soemarsono yang anggotanya berisikan Dr. Ahmad Sofian, Ir. Danunagoro dan sekretaris Mr. Djaidin Purba. 

Sebagai hasil kerjasama dan pertolongan moril dan material dari seluruh masyarakat Sumatera Utara yang pada waktu itu mencakup juga Daerah Istimewa Aceh.

Dimana pada tanggal 20 Agustus 1952 berhasil diresmikan Fakultas Kedokteran di Jalan Seram dengan dua puluh tujuh orang mahasiswa diantaranya dua orang wanita. 

Fakta Keempat Secara Bertahap Berdiri Fakultas Lainnya

Kemudian disusul dengan berdirinya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (1954), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (1956),dan Fakultas Pertanian (1956).

Fakta Kelima Universitas Sumatera Utara (USU) Diresmikan Presiden Soekarno

Pada tanggal 20 November 1957, USU diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Dr. Ir. Soekarno menjadi universitas negeri yang ketujuh di Indonesia. 

Pada tahun 1959, dibuka Fakultas Teknik di Medan dan Fakultas Ekonomi di Kutaradja (Banda Aceh) yang diresmikan secara meriah oleh Presiden R.I. 

lalu disusul berdirinya Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (1960) di Banda Aceh. Sehingga pada waktu itu, USU berisikan lima fakultas di Medan dan dua fakultas di Banda Aceh.

Selanjutnya menyusul berdirinya Fakultas Kedokteran Gigi (1961), Fakultas Sastra (1965), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1965).

Kemudian, Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1982), Sekolah Pascasarjana (1992), Fakultas Kesehatan Masyarakat (1993).

Selanjutnya, Fakultas Farmasi (2006), Fakultas Psikologi (2007), Fakultas Keperawatan (2009), Fakultas Kehutanan (2014).

Fakta Keenam Universitas Sumatera Utara (USU) Berubah Status 

Pada tahun 2003, USU berganti status dari sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi sebuah sekolah tinggi tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Perubahan status USU dari Perguruan Tinggi Negeri menjadi BHMN ialah yang kelima di Indonesia. 

Baca Juga  Kiat (Cara) Mempertahankan Kesehatan Kulit Agar Tampak Cerah

Sebelumnya sudah berganti status UI, UGM, ITB dan IPB pada tahun 2000. Setelah USU disusul pergantian status UPI (2004) dan UNAIR (2006).

Fakta Ketujuh Hadirnya Berbagai Fakultas di Universitas Sumatera Utara (USU) Menjadi Embrio

Dalam perkembangannya, beberapa fakultas di lingkungan USU sudah menjadi embrio berdirinya tiga sekolah tinggi tinggi negeri baru.

Dimana sekolah tinggi tinggi negeri ialah Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, yang embrionya yakni Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan USU di Banda Aceh. 

Kemudian disusul berdirinya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Medan (1964), yang kini menjelma Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang embrionya ialah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USU. 

Setelah itu, bangkit Politeknik Negeri Medan (1999) yang semula yakni Politeknik USU.

Berikut Ini 15 Nama Rektor USU dari Tahun 1958-2021

1958-1962 Z. A. Soetan Koemala Pontas, Ketua Presidium

1957-1958 Prof. Dr. Ahmad Sofian, Presidium

1962-1964 Prof. Mr. Mahadi, Ketua Presidium

1964-1965 Ulung Sitepu, Presidium

1965-1966 Drg. Nazir Alwi, Rektor

1966 (Mei-Nov) Prof. Dr. S. Hadibroto, M.A., Pejabat Rektor

1966-1970 Dr. S. Harnopidjati, Rektor

1970-1978 Harry Suwondo, S.H., Rektor

1978 (Mei-Juli) O. K. Harmaini, S.E., Ketua Rektorium

1978-1986 Dr. A. P. Parlindungan, S.H., Rektor

1986-1994 Prof. M. Jusuf Hanafiah, Rektor

1994-2010 Prof. Chairuddin P. Lubis, D.T.M.&H., Sp.A.(K.), Rektor

2010-2015 Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc.(CTM), Sp.A.(K.), Rektor

2015-2016 Prof. Subhilhar, M.A., Ph.D, Plt. Rektor

2016-2021Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H., M.Hum., Rektor

Sumber Referensi :

https://www.usu.ac.id/id/sejarah