News  

Inilah 6 Fakta Upin Ipin, Viral Video Kuburannya dan Disebut Kisah Nyata

Inilah 6 Fakta Upin Ipin, Viral Video Kuburannya Dan Disebut Kisah Nyata

Inilah 6 Fakta Upin Ipin Viral Video Kuburannya Dan Disebut

Siapa yang tak kenal dengan serial kartun Upin Ipin? Bagi masyarakat Indonesia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa pastinya sudah tidak asing lagi dengan animasi menggemaskan asal Malaysia tersebut.

Baru-baru ini sebuah video viral di media sosial mengungkap misteri di balik cerita Upin Ipin. Video yang dibagikan oleh akun TikTok @ABI_ALONK_3110 itu memperlihatkan dua buah kuburan bertuliskan Upin dan Ipin, yang menyebut bahwa cerita kartun itu diangkat dari kisah nyata.

Konon, Upin dan Ipin adalah dua anak kembar yang sudah meninggal dunia akibat kecelakaan. Alasan mengapa Upin dan Ipin tidak pernah tumbuh dewasa dikarenakan cerita yang ditayangkan hanyalah khayalan Opah, nenek Upin Ipin.

Nah, di balik misteri tersebut, kali ini Zigi.id telah merangkum sejumlah fakta menarik dari Upin dan Ipin yang perlu kamu ketahui. Apa saja? Yuk, simak sampai habis ya.

Baca Juga: 5 Teori Fans Tentang Dora the Explorer, Down Syndrome Hingga Demensia

1. Upin Ipin Sudah Tayang di Indonesia Selama Belasan Tahun

Upin & Ipin merupakan serial anak-anak yang saat ini sudah bertahan hampir 15 tahun. Animasi ini pertama kali dirilis pada tanggal 14 September 2007 yang ditayangkan di TV9, Malaysia. Sedangkan di Indonesia, Upin & Ipin hadir di MNCTV dan Disney Channel di mana setiap episode berdurasi kurang lebih 14 menit.

2. Upin Ipin Ajarkan Arti Toleransi

Berasal dari Negeri Jiran, Malaysia, awalnya kartun ini dibuat dengan maksud untuk memberi edukasi kepada anak-anak agar lebih mengerti tentang bulan suci Ramadan. Namun seiring dengan perkembangannya, kini Upin Ipin menjadi animasi yang mengajarkan arti toleransi.

Dalam kartun ini, ditampilkan beberapa karakter yang berasal dari latar belakang suku dan agama yang berbeda. Misalnya, Upin & Ipin, Ihsan, Mail, dan Fizi adalah karakter Melayu asli beragama Islam, Mei Mei etnis Tionghoa, dan Jarjit keturunan India tetapi mereka tetap bersahabat dekat. Kemudian, dihadirkan pula karakter dari Indonesia yang bernama Susanti.

Baca Juga  Karyawan RANS Entertainment Bongkar Pengeluaran Sehari-hari Saat Kerja, Jumlah nya Luar Biasa

3. Upin Ipin Awalnya Bukan Karakter Utama

Meski saat ini Upin & Ipin sudah sangat terkenal dan ikonik, tapi siapa sangka kalau sebenarnya keduanya bukan karakter utama. Sebab munculnya kartun ini berawal dari film Geng Pengembara Bermula yang diluncurkan di televisi Malaysia sejak tahun 2007.

Lalu, dirilis di Indonesia dan beberapa negara lainnya pada tahun 2009. Di film Geng Pengembara Bermula tersebut, fokus pada karakter Badrol dan Lim yang berkunjung ke Desa Durian Runtuh dan bertemu dengan Upin dan Ipin.

4. Upin Ipin Kolaborasi Bareng Padi Band

Grup band Padi Reborn yang berasal dari Indonesia, dipercaya mengisi soundtrack kartun Upin & Ipin. Mereka membawakan lagu Sahabat Selamanya (2013) yang menceritakan tentang persahabatan antara Upin & Ipin dan kawan-kawan.

Lagu lain yang pernah dipakai serial ini seperti Tanam Ubi (Menanam Ubi), Bangau Oh Bangau, Cita- Citaku, Ibu Ayam Dikejar Musang, Suasana Di Hari Raya, dan masih banyak lagi.

5. Upin Ipin Tidak Pernah Besar

Meski serial tersebut umurnya hampir 15 tahun, namun semua karakter Upin dan Ipin tidak mengalami pertumbuhan. Dikisahkan, karakter di animasi tersebut merupakan anak-anak yang masih sekolah TK di mana dunianya hanya selalu ingin bermain.

6. Upin Ipin Kerap Tuai Kontroversi

Upin & Ipin juga tidak lepas dari kontroversi. Pada tahun 2020, kartun ini sempat diprotes netizen gara-gara adanya karakter Sally yang dinilai sebagai perwujudan laki-laki tapi bertingkah seperti perempuan.

Ketua Penyiaran Indonesia pada tahun 2021 malah menyebut kartun ini sebagai propaganda Malaysia di Indonesia. Pihak produksi Upin & Ipin kemudian angkat bicara dengan menegaskan bahwa kartunnya hanya hiburan belaka dan jauh dari kata propaganda

Baca Juga  Akui Ada Biaya Khusus dalam Perawatan Kedua 'Anaknya', Ivan Gunawan: Bajunya Aja Mahal-Mahal