Kasus Aneh Penusukan Slender Man Yang Menyeramkan

Payton Leutner Di Abc News

Pada tahun 2014, Morgan Geyser dan Anissa Weier mengajak teman mereka Payton Leutner, ke hutan di Wisconsin dan menyerangnya, ketika itu ketiga gadis tersebut berusia 12 tahun.

Morgan menikam Payton sebanyak 19 kali sebelum risikonya pergi bersama Anissa ke dalam hutan untuk memperoleh Slender Man, suatu legenda urban atau aksara fiksi yang mereka katakan memerintahkan mereka untuk membunuh sahabat mereka itu, sehingga kasus aneh ini dikenal dengan nama “Slender Man Stabbing“.

Payton membagikan ceritanya untuk pertama kalinya pada acara ABC 20/20 di Jumat malam di bulan Oktober 2019, suatu episode Istimewa dua jam, berjudul “The Wicked,”

Saat itu berusia 17 tahun, korban dari serangan tidak masuk nalar yang mengguncang sampai ke psikologisnya, Payton Leutner, berbicara untuk pertama kalinya. Dia berkata bahwa beliau “tidak akan” menjadi dirinya yang sekarang jika bukan sebab kesalahan sahabat-temannya ketika itu, Morgan Geyser dan Anissa Weier.

Payton mendapatkan bekas luka yang hendak dia bawa seumur hidup, baik fisik maupun psikologis, dan mengatakan, “Itu telah menjadi bab dari diriku. Aku tidak terlalu menimbang-nimbang mereka. Mereka mungkin akan pergi dan menghilang pada jadinya.”

Payton Leutner Di Abc News

Namun, seperti yang kita tau kenangan akan serangan menyeramkan itu tidak akan pernah hilang. Itu akan tetap menjadi noda dalam sejarah budaya modern alasannya adalah ketika itu sebuah karya fiksi Internet bisa menginspirasi percobaan pembunuhan di kehidupan konkret.

ABC 20/20 telah mengikuti cerita horor yang aneh dan konyol ini dengan teliti sejak awal. Dan pada Jumat malam itu, channel tersebut menayangkan program khusus dua jam yang menampilkan segi dongeng Payton.

Table of Contents

Kasus Aneh Slender Man Stabbing Yang Mengerikan

Namun alasannya kejadian tersebut telah terjadi nyaris setengah dekade, maka mungkin fakta-faktanya akan sedikit samar. Dan berikut ini Rumah Misteri akan membicarakan bagaimana Kasus asing penusukan Slender Man yang menyeramkan itu dapat terjadi.

Mulai dari dikala Morgan berteman dengan Payton sampai datang di hari insiden mengerikan tersebut terjadi di hutan.

Morgan Geyser, Payton Leutner, Anissa Weier

Pertemanan Payton dengan Morgan di kelas 4

Menurut Payton lewat Berita Bisnis Internasional, dialah yang pertama kali mendekati Morgan alasannya adalah ia duduk sendirian. Setelah itu, mereka mulai berteman mirip teman-sobat yang lain: Mereka nongkrong sepulang sekolah, bermalam, dan bercanda seperti gadis kecil pada umumnya.

Morgan bahkan memberi nama panggilan yang anggun terhadap Payton, ialah Bella. “Dia satu-satunya teman aku untuk waktu yang usang,” kata Morgan kepada polisi dalam interogasinya yang direkam.

Kehadiran Annisa Weier di Kelas 6

Persahabatan Payton dan Morgan mulai renggang dikala Annisa masuk ke antara mereka di kelas 6. Saat itu, dengan cepat Morgan dan Anissa menjadi sahabat baik. dan ketika itulah Payton berkata, “Semuanya mulai berantakan .”

Morgan dan Anissa mulai menjadi terobsesi dengan Slender Man, yang menciptakan Payton takut, tetapi ia bilang ia tetap mengikuti keinginan Morgan. “[Morgan] menyukainya dan menganggapnya (Slender Man) konkret. Aku tidak menyangkalnya. Aku mendukung sebab aku pikir itulah yang dia suka. ”

Siapakah Slender Man?

Legenda Urban Slenderman

Slender Man ialah ciptaan Creepypasta, Legenda Urban, Karakter Fiksi, atau apapun kata yang tepat bahwa makhluk tersebut sama sekali tidak nyata.

Slender Man diberikan “kehidupan” di sudut internet yang menyeramkan yang disebut Creepypasta pada tahun 2009. Sebuah abjad supernatural yang dibentuk sebagai bab dari lomba Photoshop oleh pengguna forum Something Awful, Eric Knudsen dengan nama samaran, Victor Surge.

Slender Man dibentuk selaku sosok hantu tanpa muka dan kurus yang mengintai anak-anak dan menculik mereka. Mitos inilah yang merambah di cerita digital, video web, hingga kini hingga di kehidupan konkret. Slender Man bahkan memberi ide film 2018 yang dibintangi Joey King.

Baca Juga  Gerakan Sosial Yang Pernah Terjadi Di Indonesia

Ketiga Sahabat Itu Menginap Semalam Sebelum Penusukan

“Itu adalah Jumat malam, dan beliau sangat, sungguh bersemangat,” kata ibu Payton, Stacie Leutner, dalam wawancara tahun 2015 pada ABC 20/20 sebelumnya. Menurut Payton, ketiganya sedang merayakan ulang tahun Morgan dengan pesta tidur.

Tapi malam menyenangkan mereka yang sebaiknya ditemani dengan bermain sepatu roda, pizza, dan boneka American Girl berkembang menjadi aneh.

Payton menyampaikan ketika mengenang insiden tersebut, bahwa hari menginap abad itu sedikit berlainan dari yang sudah-telah, Morgan tidak mau begadang sepanjang malam. Keesokan paginya, mereka pergi ke taman.

Anissa menerangkan dalam rekaman interogasinya, “Aku diberitahu bila saya tidak melaksanakan sesuatu, maka keluargaku akan dalam bahaya,” Menurut gadis berusia 12 tahun itu, beliau takut jika beliau tidak menghormati permintaan Slender Man untuk membunuh Payton, maka ia akan membunuh keluarganya.

Serangan Pertama Dimulai Di Kamar Mandi Taman

Lokasi Penusukan Slanderman

“Anissa menjajal menjatuhkan Bella. Bella marah-marah dan aku cuma mondar-mandir, ” kata Morgan kepada polisi.

Menurut isu TMJ4, Payton tetap bareng gadis-gadis itu walaupun mereka mencoba untuk bertengkar dengannya. Anissa dan Morgan kemudian menenteng Payton ke dalam hutan, daerah mereka melaksanakan serangan menakutkan tersebut.

Morgan menikam Payton 19 kali

Laporan detailnya cukup bermacam-macam, sebagian besar alasannya adalah Morgan dan Anissa memperlihatkan dongeng yang berlainan selama interogasi mereka, keduanya menunjuk satu sama lain perihal ide siapa serangan itu mulanya.

Tapi faktanya Morgan menikam Payton berulang kali dengan pisau dapur sementara Anissa berdiri berjaga di dekatnya. “Aku pernah ingin menyakiti seseorang sebelumnya, tapi itu alasannya adalah mereka tidak baik padaku. Jadi mereka patut mendapatkannya, ” kata Morgan terhadap seorang detektif.

Payton ditikam di “dada, perut, lengan dan kakinya,” kata Brian Huckstorf, seorang dokter di Rumah Sakit Memorial Waukesha, terhadap Muir di ABC 20/20. Lima luka di lengannya, tujuh di kakinya, sisanya tersebar di seluruh tubuhnya.

Menurut berita WISN, Payton berada dalam perawatan intensif selama berminggu-minggu dan mengalami 25 luka akhir.

Baca Juga  Misteri Kapal Sv Resolven Yang Kehilangan Seluruh Kru Dan Kaptennya

Seorang Pengendara Sepeda Melihat Payton Berlumuran Darah dan Menelepon 911

Greg Steinberg

Greg Steinberg sedang mengendarai sepedanya pada Sabtu pagi itu. Menurut laporan, beliau mengambil rute melalui semak yang dirantai dan lalu kebetulan digunakan oleh Payton, yang terbaring di tempat berumput sesudah merangkak keluar dari hutan yang lebat tempat beliau ditikam.

Dia menghentikan Steinberg, dan mengajukan pertanyaan, “Bisakah Anda membantu aku, tolong, aku sudah ditikam berulang kali.” Steinberg secepatnya menelpon 911 dan menawarinya air. Saat menghubungi, dia terdengar sedang menghibur Payton, berkata, “Sayang, tenanglah mereka tiba. Mereka akan berada di sini dalam waktu dekat. ” Segera setelah itu, ambulans tiba.

Stacie dan Joe Leutner Mendapat Kabar Tentang Putri Mereka

Stacie Dan Joe Leutner Orang Tua Payton

Sabtu pagi itu, seorang petugas polisi berseragam mendekati rumah keluarga Leutner. Menurut Stacie, asumsi pertamanya yaitu, “Sesuatu sudah terjadi pada seseorang yang aku cintai.” Kedua orang renta itu mengatakan bahwa mereka shock. Beberapa menit kemudian, mereka eksklusif segera ke tempat tinggal sakit.

Morgan dan Anissa Melarikan Diri, Tapi Berhasil Ditangkap

Morgan Geyser Dan Anissa Weier 12 Tahun

Menurut laporan, kedua gadis itu menerobos hutan dalam upaya untuk mendapatkan sang Slenderman sehabis tindakan mereka tamat. Rolling Stone menjelaskan bahwa rumah besar kawasan tinggal Slenderman secara mitos terletak di suatu daerah di dalam Hutan Nasional Nicolet Wisconsin. “Kami menjajal mencari Slender Man,” Morgan membenarkan hal itu kepada penyidik.

Anissa dan Morgan Dituntut dan Dijatuhi Hukuman

Morgan Geyser Dan Anissa Weier

Pada Desember 2017, Anissa menerima hukuman maksimal 25 tahun di fasilitas kesehatan mental sehabis mengaku bersalah menjadi kaki tangan pembunuhan yang disengaja tingkat dua. Pada Februari 2018, Morgan mendapatkan 40 tahun di rumah sakit jiwa setelah mengaku bersalah atas percobaan pembunuhan dengan sengaja tingkat pertama.

“Ini waktu yang usang. Tapi ini persoalan pemberian komunitas. Ini yakni persoalan untuk memutuskan tidak ada residivisme. Ini yakni problem untuk menentukan bahwa Ms. Geyser tidak memiliki suasana pintu putar di mana beliau risikonya berada di komunitas kembali lalu mengulang hal itu lagi ” kata Hakim Michael Bohren lewat The New York Times.