Kiat Berpuasa Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui Yang Benar

Kehamilan, yaitu sebuah hal yang sungguh dinantikan -tunggu oleh semua ibu di dunia ini. Apalagi kehamilan pertama niscaya akan sangat berarti dan penting. Sang ibu tentunya akan berusaha sebaik baiknya biar bayi yang ada dalam kandungannya senantiasa dalam kondisi baik selalu hingga nanti datang saatnya proses persalinan. Namun, acap kali ada banyak pertanyaan seputar apa yang boleh dan dihentikan dikerjakan oleh perempuan yang sedang hamil. Salah satu pertanyaan lazim yang kadang-kadang diajukan adalah bolehkah perempuan yang sedang hamil atau dalam aktivitas menyusui berpuasa? Jawabannya sebetulnya mampu, namun yang perlu diperhatikan adalah boleh berpuasa asalkan tidak mengalami dilema atau dilema pada kesehatan janin  atau juga ibunya.

Search?Q=Tips Cepat Hamil Dengan Cara Mudah DanTips cepat Hamil dan sukses.

4 Tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui yang benar

1. Memperhatikan usia kehamilan

Hal pertama yang perlu diamati ketika sang ibu sedang dalam proses kehamilan dan ingin berpuasa adalah Usia kehamilan. Wanita yang sedang mengandung dianjurkan untuk tidak berpuasa dikala usia kandungannya masih berada pada timester pertama. Mengapa? Karena pada kurun inilah sang janin masih dalam proses pembentukan organ –organ, otak, saluran pencernaan dan lain sebagainya. Baca : Manfaat Susu Kedelai buat Ibu Hamil

Selain itu pada trimester pertama ini juga calon ibu akan lebih rentan untuk mengalami ganjalan mirip halnya mual, pusing atau bahkan muntah hingga badan menjadi lemas sehingga akan sangat menyulitkan ibu untuk berpuasa. Sedangkan usia kehamilan yang dianjurkan  adalah umur janin telah memasuki trimester kedua dan ketiga alasannya adalah periode ini janin hanya tinggal proses pembesaran saja, gangguan mirip mual pun sudah menyusut. Untuk ibu yang sedang menyusui dapat berpuasa asalkan kecukupan nutrisi, gizi dan cairan terpenuhi bagi diri sendiri maupun sang buah hati.

Baca Juga  Pengukuhan Jurusan Sosiologi Di Unj-Universitas Negeri Jakarta

2. Mencukupi keperluan Nutrisi

Untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi, keperluan nutrisi adalah salah satu faktor yang sungguh penting. Baik bagi ibu hamil dan menyusui setidaknya harus memenuhi syarat keperluan yaitu 2500 kkal/hari atau yang terbagi menjadi 50% karbohidrat, 30% protein nabati dan hewani, sisanya yaitu 20% didedikasikan untuk jumlah lemak baik. Penting juga untuk dikenang Hindari kuliner yang pedas, manis berlebih, asin tergolong junk food walaupun dalam kondisi ngidam. Selalu perhatikan apa yang anda makan dan minum, perbanyak buah –buahan yang recommended untuk di konsumsi ibu hamil seperti semangka, pisang, alpukat, mangga, jeruk dan lain sebagainya.

3. Perbanyak mengonsumsi air putih

Dehidrasi merupakan salah satu penyakit yang umum senantiasa siap mengintip setiap orang yang sedang berpuasa termasuk para ibu yang sedang mengandung atau menyusui. Umumnya sang ibu akan sangat dianjurkan bahkan wajib untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 sampai 10 gelas per hari. Untuk itu selama berpuasa lebih baik wanita hamil dan menyusui minum air putih secara sedikit demi sedikit yakni 2 gelas pada ketika berbuka, 2 gelas dikala makan berat, 2 gelas sebelum beranjak tidur, dan 2 gelas pada ketika sahur. Lebih dari itu ialah baik asal sesuai dengan keperluan. Buah –buah yang mengandung air juga bisa selaku pengganti bagi ibu yang tidak bisa minum air putih secara optimal misalnya semangka dan air kelapa muda.

4. Melakukan olahraga ringan secara rutin

Olahraga bukan tidak bisa dikerjakan ketika sedang berpuasa malahan sebaliknya olahraga ringan dapat menawarkan sejuta manfaat. Misalnya hal ini mampu mempertahankan kebugaran badan, mencegah adanya stres, memudahkan dalam proses persalinan dan juga untuk perkembangan janin yang sehat. Namun, untuk menerima semua faedah itu ada syarat yang perlu dipenuhi dari sisi waktu dan intensitasnya.

Baca Juga  Pola Soal Uas Matematika Kelas 12 Smk Dan Pembahasan

Waktu paling baik yakni di pagi hari atau bisa juga 60 menit menjelang berbuka puasa. Anda bisa menentukan jenis olahraga yang low impact seperti halnya berlangsung kaki atau senam ringan. Sedangkan untuk intensitasnya sendiri dapat dipraktekkan sebanyak 3 kali dalam seminggu dengan durasi setidaknya 20 -30 menit untuk sekali olahraga. Baca : 8 Tips menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Uraian diatas ialah Tips ampuh, sehat dan telah niscaya aman buat anda terapkan dalam kehidupan sehari -hari biar bisa terus berpuasa secara tanpa gangguan tanpa di halangi perasaan was -was akan kesehatan sang bayi maupun anda sendiri. Selama nutrisi di bulan Ramadhan tercukupi dengan baik, hal ini tidak akan mempunyai pengaruh jelek bagi sang buah hati. Hindari berpuasa bila sang ibu mengalami mual atau sakit kepala dan berbagai dampak pada kehamilan yang lainnya.

Namun, cara yang lebih baik lagi yakni jangan lupa untuk senantiasa informasikan atau konsultasi pada dokter iman anda apapun yang terjadi, sebab lebih baik mencegah daripada mengobati, prinsip ini juga berlaku bagi sang ibu yang sedang mengandung dan juga menyusui dikala ingin berpuasa. Lengkapi wawasan anda secara saksama supaya tidak ada hal -hal yang tidak diharapkan itu terjadi. Ini yaitu info secara singkat yang diperlukan dapat menolong teman semua dan biar senantiasa mempunyai faedah.

Penulis : apakatadokter.com