News  

Kisah Sebenarnya Makam Bayi Kembar di Palu Dikira Inspirasi Serial Upin dan Ipin

Kisah Sebenarnya Makam Bayi Kembar Di Palu Dikira Inspirasi Serial Upin Dan Ipin

Kisah Sebenarnya Makam Bayi Kembar Di Palu Dikira Inspirasi Serial

Makam Upin dan Ipin di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) sempat dianggap sebagai inspirasi bagi serial animasi Upin dan Ipin di Malaysia yang juga populer di Indonesia.

Pihak keluarga lantas mengungkap kisah di balik pemberian nama Upin dan Ipin di batu nisan makam saudara kandung tersebut.

Di video viral, perekam menarasikan video bila makam Upin dan Ipin ternyata ada di Kota Palu, bukan di Malaysia. Kemunculan video ini lantas membuat pihak pembuat animasi Upin dan Ipin, yakni Les Copaque segera memberikan klarifikasinya.

Dalam klarifikasi Les Copaque ditegaskan bahwa serial Upin dan Ipin tak terinspirasi dari kisah siapapun.

“Ianya tidak diambil atau diinpirasi dari kisah sesiapa yang masih hidup mahupun yang telah tiada,” demikian bunyi klarifikasi itu seperti dilihat detikcom, Selasa (18/1).

Les Copaque mengakui vidoe viral makam Upin dan Ipin di Kota Palu tersebut telah viral hingga Malaysia. Mereka lalu menegaskan

ide cerita serial Upin dan Ipin adalah dari Hajah Ainon pengisi suara Opah dan Haji Burhanuddin pengisi suara Tok Dalang sekaligus Pengarah Urusan Les’ Copaque Production.

“Beliau juga turut berkongsi pengalaman beliau dibesarkan di kampung di dalam siri Upin & Ipin,” kata Les Copaque.

Les Copaque juga menjelaskan kenapa dibuat cerita Upin Ipin yatim dan botak. Hal itu semata untuk memudahkan cerita dan proses animasi karena keterbatasan anggaran dan SDM animator.

Penjelasan Pihak Keluarga Almarhum Upin dan Ipin di Palu

Paman dari almarhum Upin dan Ipin yang makamnya viral di Kota Palu, Sulteng, Anca (40) mengungkap ada kisah tersendiri sehingga pihak keluarga menuliskan Upin dan Ipin pada nisan di makam yang viral itu.

Baca Juga  Belum 20 Hari di Dunia, Baby L Sudah Dapat Pantangan dari Rizky Billar

“Itu bukan nama sebenarnya, karena yang lalu dia dikubur belum ada nama,” kata Anca saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/1).

Anca menegaskan bayi Upin dan Ipin ialah warga asli Kota Palu. Kedua bayi saudara kandung ini meninggal saat baru saja lahir dalam jarak waktu berdekatan, yakni Upin meninggal pada Agustus 1995 dan Ipin meninggal pada April 1996.

“Masih bayi kan pas dilahirkan tidak ada nyawanya,” kata Anca.

Anca kemudian mengisahkan bahwa saat itu pihak keluarga belum sempat memberikan nama kepada kedua bayi itu. Hingga setelah bertahun-tahun, barulah pihak keluarga mulai kepikiran untuk memberi nama pada batu nisan.

“Sudah ini kembar, terusul lah (nama) Upin dan Ipin,” ungkap Anca.

Pemberian nama pada batu nisan karena pihak keluarga kerap bingung saat ingin ziarah kubur.

“Istilahnya kalau kita berziarah sudah ada nama kan,” katanya.

Sementara soal asal-usul nama Upin dan Ipin tersebut, Anca mengaku tak tahu pasti. Dia juga mengaku tak tau secara pasti nama Upin dan Ipin itu diberikan.

Tapi Anca mengamini pemberian nama ke keponakannya itu memang unik. Bahkan, ibu dari Upin dan Ipin bernama Andy Lau.

“Baru mamanya juga (memiliki nama seperti) bintang (film) itu, Andy Lau,” pungkas Anca.