//

Roy Kiyoshi Punya 200 Boneka Arwah, Mengaku Pernah Keluar Sosok Jin Penunggu Boneka

  • Bagikan
Roy Kiyoshi Punya 200 Boneka Arwah, Mengaku Pernah Keluar Sosok Jin Penunggu Boneka

Roy Kiyoshi Punya 200 Boneka Arwah Mengaku Pernah Keluar Sosok

Roy termasuk orang suka mengoleksi . Sampai saat ini sudah sekitar 200 boneka di rumahnya. Bukan karena mengikuti tren spirit doll atau boneka yang heboh beberapa waktu belakangan, Roy sudah mengoleksi boneka sejak 2016 silam.

Koleksi boneka miliknya dibeli dari sejumlah negara. dia hunting saat pergi ke Jepang, Prancis, hingga Belanda. Ada juga boneka yang dibeli dari toko loak. Dari banyaknya boneka koleksinya tersebut, sahabat dekat Robby Purba itu mengakui ada beberapa boneka yang ada penunggu di dalamnya. Namun mayoritas bonekanya tidak ada isinya.

Dikatakan Roy Kiyoshi, ada salah satu boneka penunggu di dalamnya menampakkan wujud kepada asisten tangganya dalam bentuk bayangan. Hal itu yang membuat banyak orang kerap tidak betah bekerja untuknya. dalam hitungan bulan, sang asisten rumah tangga Roy memilih cabut tidak mau bekerja lagi. ’’Sekarang nggak pakai ART,” tutur Roy Kiyoshi saat ditemui di kawasan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dia memperlakukan boneka-boneka miliknya layaknya boneka biasa. Roy tidak menganggap boneka-boneka itu seperti bayi atau orang. Oleh karena itu, tidak ada perlakuan spesial yang dia berikan. Dia juga tidak menggunakan jasa orang yang secara khusus merawat koleksi bonekanya.

’’Nggak, nggak. Justru nggak dikasih makan, aku nggak kayak gitu. Bingung ngasih makan minumnya soalnya banyak banget,” tuturnya.

Diungkapkan Roy Kiyoshi lebih lanjut, tidak adanya perlakuan spesial pada boneka-boneka tersebut untuk menghindarkan diri ia tidak jatuh ke jalan yang salah. Dia pada tujuan awal mengoleksi boneka tujuannya untuk lucu-lucuan sebagai pajangan di rumah.

’’Ada orang yang bonekanya diorangin, dijadikan ajang meminta sesuatu. Sebenarnya nggak boleh jatuhnya musyrik. Kalau aku koleksi boneka cuma buat koleksi, hobi, lucu-lucuan aja. Kalau misalnya sudah dianggap sebagai orang atau tuhan itu boneka, menurut aku sudah salah,” tuturnya. (*)

  • Bagikan