//

Tipe Tipe VPN

  • Bagikan
56307 vpn

Pada jaman teknologi yang berkembang seperti saat ini, hampir semua orang menggunakan internet untuk keperluannya baik itu bekerja, sekolah dan jual beli.

Meski demikian dibalik mudahnya akses internet yang dapat digunakan hingga ada beberapa tempat yang memberikan akases internet gratis memiliki sisi buruk yaitu kemanan.

Setiap saat kemanan dari perangkat serta data yang tersimpan di perangkat kalian dapat dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Untuk mengatasinya kalian bisa menggunakan . Secara umum, VPN atau Jaringan Privat Virtual merupakan sekumpulan komputer atau jaringan tersendiri yang dijalin bersama-sama melalui jaringan publik seperti internet. Sebuah VPN mengamankan koneksi internet Anda guna memastikan bahwa segala sesuatu yang Anda terima dan kirimkan sudah dienkripsi dan tersembunyi dari mata mana pun yang ingin tahu. 

Ada banyak sekali penyedia layanan VPN yang bisa anda gunakan salah satunya Newbie VPN yang merupakan aplikasi VPN untuk android terpercaya dan terbaik di 2022 ini.

Perlu anda ketahui, VPN sendiri memiliki beberapa jenis meski yang paling umum digunakan adalah VPN PPTP.

Nah ada berapa sih tipe tipe VPN sekarang ini ? untuk lebih jelasnya kami akan memberikan tipe-tipenya dibawah ini :

Tipe Tipe VPN

  1. VPN PPTP

VPN PPTP singkatan dari Point-to-Point Tunneling Protocol (Protokol Kanalisasi Titik ke Titik). Seperti nama yang disandangnya, VPN PPTP menciptakan kanal dan menangkap data. Nama yang cukup panjang untuk VPN yang paling umum digunakan. VPN PPTP digunakan oleh para pengguna jarak jauh untuk menyambungkan mereka dengan jaringan VPN menggunakan koneksi internet mereka yang sudah ada. VPN sangat bermanfaat baik bagi pengguna bisnis atau pengguna rumahan. Untuk mengakses VPN, pengguna masuk VPN memakai kata sandi yang sudah diakui. VPN PPTP ideal untuk penggunaan pribadi dan bisnis sebab mereka tidak perlu membelinya dan pemasangan perangkat keras ekstra dan fasilitasnya secara khusus dijajakan sebagai perangkat lunak tambahan yang tidak mahal. VPN PPTP juga digunakan secara luas karena kompatibilitas-nya dengan sistem Windows, Mac dan Linux.

Meskipun VPN PPTP tampaknya punya banyak manfaat, ada kerugian untuk VPN ini. Kerugian dari memakai VPN PPTP adalah layanan ini tidak menyediakan enkripsi, yang pada umumnya merupakan alasan mengapa orang memakai VPN. Kerugian lain adalah ketergantungannya pada PPP atau Protokol dari Titik ke Titik untuk melaksanakan tindakan pengamanan.

  1. VPN Situs ke Situs

VPN dari situs ke situs juga disebut VPN dari Router-ke-Router dan paling banyak digunakan dalam operasional berbasis perusahaan. Adanya kenyataan bahwa banyak perusahaan memiliki kantor-kantor yang berlokasi baik nasional juga internasional, VPN Situs ke Situs dipakai untuk menyambungkan jaringan dari lokasi kantor utama ke banyak kantor. Hal ini juga dikenal sebagai VPN berbasis Intranet. Kebalikannya juga dimungkinkan VPN Situs ke Situs untuk menyambung dengan komputer lain dengan cara yang sama dan ini dikelompokkan sebagai VPN berbasis Ekstranet. Singkatnya, VPN Situs ke Situs membangun jembatan virtual yang menggabungkan berbagai jaringan dalam rangka menyambungkannya dengan internet dan menjaga komunikasi yang aman dan rahasia antara jaringan-jaringan tersebut.

Serupa dengan VPN PPTP, VPN Situs ke Situs berfungsi untuk menciptakan jaringan yang aman. Namun, tidak ada batasan khusus yang memperbolehkan berbagai macam situs dalam sebuah perusahaan yang baru saja kita singgung tersambungkan guna membentuk VPN. Juga, tidak seperti PPTP, penyaluran, enkripsi, dan dekripsi dikerjakan oleh penyalur data berbasiskan perangkat keras atau perangkat lunak di kedua ujungnya.

  1. VPN L2TP

L2TP adalah singkatan dari Layer to Tunneling Protocol (protokol lapisan ke kanalisasi) yang dikembangkan oleh Microsoft dan Cisco. VPN L2TP merupakan VPN yang secara khusus digabungkan dengan protokol keamanan VPN lainnya guna membentuk koneksi VPN yang lebih aman. VPN L2TP membentuk kanal antara dua titik koneksi L2TP dan VPN lain seperti protokol IPsec yang mengenkripsi data dan memusatkan pada mengamankan komunikasi antar kanal-kanal.

L2TP juga serupa dengan PPTP. Kesamaan ini ada kaitannya dengan kekurangan mereka dalam hal enkripsi dan keduanya juga bersandar pada protokol PPP untuk melakukan itu. Keduanya mulai memunculkan perbedaan berkenaan dengan kerahasiaan data mereka dan integritas datanya. VPN L2TP menyediakan keduanya sedangkan VPN PPTP tidak demikian.

  1. IPsec

IPsec adalah singkatan dari  Internet Protocol Security. IPsec merupakan protokol VPN yang digunakan untuk mengamankan komunikasi internet lintas jaringan IP. Kanal dipersiapkan di situs jauh yang memungkinkan akses ke situs pusat Anda. IPsec berfungsi untuk mengamankan komunikasi protokol internet dengan memverifikasi masing-masing sesi dan mengenkripsi secara individu paket data di seluruh koneksi. Ada dua mode di mana VPN IPsec beroperasi. Dua mode tersebut adalah mode transportasi dan mode kanalisasi. Kedua mode ini memproteksi transfer data antara dua jaringan yang berbeda. Selama mode transportasi, pesan dalam paket data dienkripsi. Dalam mode kanalisasi, seluruh paket data dienkripsi. Keuntungan pada penggunaan VPN IPsec adalah VPN ini dapat juga dipakai sebagai tambahan pada protokol keamanan lainnya guna memberikan sistem keamanan yang lebih tangguh.

Meskipun IPsec merupakan VPN yang layak untuk dimiliki, kekurangan terbesar dari memanfaatkan protokol ini adalah pemasangan klien yang memakan banyak waktu berharga yang pasti terjadi sebelum bisa memakainya.

  1. SSL dan TLS

SSL singkatan dari Secure Sockets Layer dan TLS singkatan dari Transport Layer Security. Keduanya ini berfungsi sebagai satu protokol yang digunakan untuk membentuk koneksi VPN. Koneksi VPN ini merupakan tempat peramban web melayani sebagai klien dan akses pengguna dibatasi hanya pada aplikasi tertentu alih-alih seluruh jaringan.  Protokol SSL dan TLS terutama sekali dimanfaatkan oleh situs web belanja online dan penyedia layanan. VPN SSL dan TSL meberi Anda sesi keamanan dari PC Anda ke server aplikasi. Hal ini adalah karena peramban web dengan mudah berpindah ke SSL dan hampir-hampir tidak memerlukan tindakan apa pun dari pengguna. Peramban web sudah dilengkapi dengan SSL dan TSL yang terintegrasi. Koneksi SSL mengandung https di awal URL-nya dan bukannya http.

Itulah tipe tipe VPN yang perlu kalian ketahui. Pastikan terlebih dahulu tipe mana yang akan kalian gunakan dan pilih pada VPN yang akan kalian gunakan.

  • Bagikan