Tuntut Yaqut Cholil Qoumas di Copot PW MOI Resmi Laporkan Kemenag Ke Kapolda Riau

Yaqut Cholil Qoumas

Prohrd.org – Perhimpunan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) telah resmi malaporkan kemenag Yaqut Cholil Qoumas atas dugaan penistaan agama yang sebelumnya beredar video yang menyamakan suara azan dengan suara anjing.

Perhimpunan Wartawan Media Online Indonesia atau disebut PW MOI Mendatangi kantor Kapolda Riau pada sabtu, (26/2) yang menegaskan bahwa mereka telah resmi melaporkan kemenag ke kapolda riau.

Aksi ini dilakukan dikarnakan adanya pernyataan Yaqut yang menyamanakan suara azan dengan suaru gonggongan anjing. Akibat aksi ini banyak media masa terutama PW MOI tersingguh prihal penyataan Kemenag.

“Hari ini tanggal tanggal 26 februari 2022 hari sabtu resmi mealporkan mentri Agama Republik Indonesia atas nama Yaqut Cholil Qoumas ke polda riau dan Alhamdulila LP kami resmi di terima oleh kapolda riau”. ujar Kabid Hukum Mirwansyah,SH.MH.

Baca Juga: KH Lutfi Hakim Ketua Umum FBR Mengecam Keras Menag Yaqut Cholil

Tuntut Yaqut Cholil Qoumas di Copot PW MOI Resmi Laporkan Kemenag Ke Kapolda Riau

@mirwansyah.ms

Menteri agama RI YAQUT Resmi kita LP Kan di polda Riau!!!! ♬ suara asli – Mirwansyah,SH.,MH – Mirwansyah,SH.,MH

“jadi hari ini saudara Yaqut resmi kia laporkan dengan dugaan pasal yang kita laporkan pasal 28 ayat 2 junto 45 ayat 2 dan junto pasal 156a KUHP”. sabtu 26/02/2022.

Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas menuai kritik karena membandingkan suara azan dengan suara gonggongan anjing. Hal itu ia sampaikan saat menjelaskan aturan penggunaan sepiker masjid yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022.

“Kita bayangkan lagi, kita muslim, lalu hidup di lingkungan nonmuslim, lalu rumah ibadah saudara kita nonmuslim bunyikan toa sehari lima kali dengan kencang-kencang secara bersamaan itu rasanya bagaimana?” ungkap Yaqut, Rabu (23/2).

Baca Juga: Tuntut Copot Menteri Agama, FBR Demo di Kemenag

“Yang paling sederhana lagi, tetangga kita ini dalam satu kompleks, misalnya, kanan kiri depan belakang pelihara anjing semuanya, misalnya, menggonggong dalam waktu bersamaan, kita ini terganggu enggak?” ucap Yaqut menambahkan.

“selain itu PW MOI pekanbaru juga mengecam, mengutuk pernyataan saudara Mentri Agama Republik Indonesia yang membandingkan TOA sebagai instrument untuk mengumandangkan azan sehari 5 kali dengan suara gonggongan anjing, sehingga menurut kita pernyataan itu sungguh sangat keterlaluan dan melukai hati umat islam”. Ungkap Mirwansyah selaku kabid hukum PW MOI.

Baca Juga  LINK DOWNLOAD HASIL SELEKSI PPPK GURU TAHAP 2 TAHUN 2021 PER-KABUPATEN KOTA SE INDONESIA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN